Sabu 1,8 Kg Diamankan Dari Seorang Wanita, Merupakan Jaringan Internasional

Nusantaratv.com - 03/08/2022 17:10

Polres Lubuklinggau amankan ibu muda bandar narkotika jenis sabu jaringan internasional dan amankan 1,8 kg sabu senilai 2miliar.
Polres Lubuklinggau amankan ibu muda bandar narkotika jenis sabu jaringan internasional dan amankan 1,8 kg sabu senilai 2miliar.

Penulis: Nofi Ardiyanto | Editor: Supriyanto

Nusantaratv.com - Satuan Reserse narkoba Polres Lubuklinggau berhasil menangkap bandar Narkoba jaringan Internasional Yang dikendalikan dari Lapas. Dari penangkapan ini Satres narkoba Polres Lubuklinggau menyita sebanyak 1,8kg narkoba jenis sabu dari malaysia jaringan international.

Satres narkoba Polres Lubuk Linggau menangkap tersangka Titin Herlina alias Tina Binti Hatta (33), IRT, JL. Pol Moch Hasan RT.08 Kel. Lubuk Tanjung, Lubuklinggau.

Disampaikan Kapolres Lubuklinggau AKBP Harissandi S.Ik di dampingi Kasat Narkoba Akp Hendri, pengungkapan kasus selama operasi Antik yang dilaksanakan tanggal 29 Juli sampai dengan tanggal 20 Agustus 2022.

Kronologis pada hari selasa (02/08/2022), sekira pukul 00.50 WIB telah tertangkap tangan pengguna narkoba jenis sabu oleh tersangka pelaku Andrew di Jl. Kenanga kel. Pasar Satelit Kec Lubuklinggau Utara, Kota Lubuklinggau.

Tersangka Andrew mengatakan asal barang narkotika sabu dari Selvi dan Titin, lalu Titin Herlina ditangkap ketika berada di rumah di Perumahan 87 Recidence Blok A 13, Jl. Pol Moch Hasan RT. 08 Kel Lubuk Tanjung Kec. Lubuklinggau Barat Kota Lubuklinggau.

Dari penangkapan Titin ditemukan barang bukti 1 (satu) bungkus plastik warna hijau merek Guanyinwang Narkotika golongan I jenis sabu berat 1.050 gram

Ditemukan juga 8 (delapan) bungkus/ plastik klip diduga Narkotika golongan jenis sabu berat 800 gram, 1 (satu) ponsel warna biru navy merek Vivo Y 21 dan 1 (satu) buah timbangan digital merek chq.

Selanjutnya kesemua barang bukti dibawa ke Satres narkoba Polres Lubuklinggau guna dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. 

Sementara Titin Herlina sendiri mengaku jika barang bukti narkoba tersebut didapat dari saudara laki-lakinya yang sedang menjalani hukuman di dalam Lapas Narkotika di daerah Jawa.

"Sabu itu asalnya dari Malaysia, terus dikendalikan oleh kakak saya yang berada di Lapas Narkotika," kata Titin saat diinterogasi Polisi.

Menurut pengakuan para tersangka, dia mendapatkan tugas oleh saudaranya untuk menyimpan sabu tersebut dirumahnya, dan nanti rencananya sabu itu akan dijemput oleh orang yang dia tidak sebutkan namanya.

Titin sendiri sempat mengaku jika yang akan menjemput sabu itu berada di wilayah Sekayu, namun TH tak menyebut dimana lokasi jelasnya.

Dari pengakuan Titin, dia mendapatkan uang dari saudara laki-lakinya sebesar Rp.5 juta dan itu sebagai upah menyimpan sabu dirumahnya.Titin mengaku baru sekali terlibat dalam peredaran ini.

"Dan uang hasil dari upah itu saya gunakan untuk keperluan anak saya," ungkap tersangka Titin.

Kemudian anggota melakukan penggeledahan dirumah Titin di Jalan Muhamad Hasan, Kelurahan Lubuk Tanjung, Kecamatan Lubuklinggau Barat I, Provinsi Sumatera Selatan.

Di rumah Titin ditemukan barang bukti narkotika jenis sabu sebanyak 1,8 kg yang disimpan diluar rumahnya.

“Petugas dilapangan curiga ada timbunan tanah baru. Akhirnya kita bawa T untuk mengecek, ternyata yang disimpan sabu sebesar 1,8 kg. Adapula sabu yang sudah ada dikemas siap jual,” ungkapnya.

Polisi selanjutnya mengetes keaslian barang tersebut. Dan setelah dilakukan pengecekan, benar memang barang itu narkoba jenis sabu.

“Nilai sabu yang diamankan Rp 2 miliar dan menyelamatkan 10 ribu generasi muda,” pungkasnya.

Dapatkan update berita pilihan terkini di nusantaratv.com. Download aplikasi nusantaratv.com untuk akses berita lebih mudah dan cepat melalui:



0

Komentar belum ada.
Otentifikasi

Silahkan login untuk memberi komentar.

Log in