Riau Siap ASO, Syamsuar: Masyarakat Bisa Rasakan Manfaat Hadirnya Televisi Digital

Nusantaratv.com - 30/09/2021 16:32

Gubernur Riau Syamsuar hadir dalam acara talkshow 'Riau Siap Analog Swich Off' secara virtual.
Gubernur Riau Syamsuar hadir dalam acara talkshow 'Riau Siap Analog Swich Off' secara virtual.

Penulis: Adiantoro

Nusantaratv.com - Pemerintah Provinsi Riau mendukung terlaksananya kegiatan sosialisasi televisi digital. Hal itu dikatakan Gubernur Riau, Syamsuar dalam acara talkshow 'Riau Siap Analog Switch Off (ASO)' secara virtual pada Kamis (30/9/2021).

"Kami atas nama Pemprov Riau mendukung berbagai langkah yang akan dilakukan dalam rangka mendukung terbukanya informasi sesuai dengan UU Nomor 18 Tahun 2008 tentang keterbukaan informasi publik," ujar Syamsuar.

Pria berusia 67 tahun itu menyebutkan perkembangan teknologi di bidang penyiaran saat ini berkembang pesat. Terutama dengan mulai diterapkannya sistem penyiaran secara digital untuk menggantikan sistem penyiaran secara analog. 

"Hadirnya televisi digital di Indonesia saat ini masih sangat rendah. Karena masyarakat Indonesia masih banyak yang menggunakan televisi analog. Manfaat dengan adanya televisi digital yang dapat dirasakan oleh masyarakat adalah kualitas gambar yang dihasilkan lebih jernih dan tayangannya lebih variatif," lanjutnya.

Suami dari Misnarni ini berharap dengan kehadiran sosialisasi televisi digital masyarakat Indonesia terkhusus masyarakat Riau untuk mendapatkan penyiaran seutuhnya tanpa berbayar terutama pada wilayah blank spot area. "Sudah saat masyarakat mendapatkan kemerdekaan penyiaran," cetus Syamsuar.

Sementara itu, Staff khusus Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo), Rosarita Niken Widiastuti mengungkapkan wilayah lainnya di Provinsi Riau yang merupakan daerah blank spot akan menjadi bagian dari proyek digital progressing sistem sebagai tahap akhir digitalisasi siaran televisi di Indonesia.

"Implementasi dari siaran digital di Provinsi Riau tidak lepas dari fungsi siaran analog yang akan dialihkan ke siaran digital," urainya.

Disebutkannya, dari lima wilayah siaran akan dilakukan secara bertahap, tahap pertama ASO pada 30 April 2022 untuk wilayah layanan Riau 1 dan 4 yakni Kampar, Pekanbaru, Dumai, Bengkalis dan Kepulauan Meranti. 

Sedangkan tahap kedua pada 25 Agustus 2022 untuk wilayah layanan Riau 5, yakni Siak, Pelalawan dan Kuantan Singigi. "Untuk tahap ketiga wilayah ASO Tahun 2022 untuk wilayah layanan siaran Riau 3 dan 7 (Rokan Hilir dan Indragiri Hilir)," ucap Niken.

Dijelaskan Niken, tujuan dari sistem penyiaran digital ini adalah untuk efesiensi penggunaan spektrum, efesiensi eksistensi infrastruktur industri penyiaran, meningkatkan kualitas penyiaran, mempertahankan penyebaran kepemilikan, dan menumbuhkan industri penyiaran serta untuk televisi digital.

Dengan demikian, pihaknya mendukung secara penuh digitalisai analog di Provinsi Riau. Niken juga mengatakan kementrian Kominfo sudah mendesain jaringan layanan siaran televisi digital diseluruh indonesia dengan merujuk pada standar International Telekomunication Union (ITU).

"Faktor-faktor seperti kondisi geografis, luas wilayah, keterbatasan frekuensi radio dan kemampuan teknologi siaran digital ini tentu mempengaruhi desain akhir di Provinsi Riau yang terbagi dalam lima wilayah siaran," tukas Niken.

0

Komentar belum ada.
Otentifikasi

Silahkan login untuk memberi komentar.

Log in