Prabowo Ungkap Alasan Ingin Jadi Presiden: Sejak 1990-an Saya Lihat Indonesia ke Arah yang Salah

Prabowo Ungkap Alasan Ingin Jadi Presiden: Sejak 1990-an Saya Lihat Indonesia ke Arah yang Salah

Nusantaratv.com - 11 Juni 2026

Presiden Prabowo Subianto. (Foto: Istimewa)
Presiden Prabowo Subianto. (Foto: Istimewa)

Penulis: Adiantoro

Nusantaratv.com - Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan keinginannya untuk memimpin Indonesia berangkat dari kekhawatiran terhadap arah perjalanan bangsa yang menurutnya mulai menyimpang sejak dekade 1990-an.

Pernyataan tersebut disampaikan Prabowo saat memberikan sambutan dalam Musyawarah Nasional (Munas) XVIII Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) di Lampung, Rab, 10 Juni 2026.

"Kenapa saya ingin jadi Presiden. Saya ingin jadi Presiden karena saya sudah lihat kalau tahun 90-an Indonesia menuju arah yang salah, saya sudah lihat," kata Prabowo saat sambutan di acara Musyawarah Nasional (Munas) XVIII Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI), Lampung, Rabu, 10 Juni 2026.

Prabowo menegaskan, keputusannya untuk maju sebagai pemimpin nasional bukan didorong oleh ambisi meraih jabatan semata.

Menurutnya, keinginan tersebut lahir dari kepedulian terhadap masa depan Indonesia yang telah lama dia rasakan.

"Saya bukan mau jadi Presiden hanya untuk jadi Presiden, lu kira enak," ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Prabowo juga menyinggung berbagai tantangan yang dihadapi seorang presiden.

Menurutnya, persoalan terbesar sering kali justru muncul dari dinamika dan persaingan di kalangan elite, bukan dari masyarakat umum.

"Karena kadang-kadang masyarakat elite kita ini, elite yang memang kejam, elite kita ini ya. Tapi hampir semua elite bangsa seperti kita ribut terus, elitenya ribut, rakyat tidak," ujar mantan Menteri Pertahanan (Menhan) 2019-2024 itu.

Prabowo menilai masyarakat pada umumnya lebih memahami pentingnya menjaga keharmonisan dan kebersamaan dalam kehidupan berbangsa.

Dia mengatakan rakyat menyadari kemajuan hanya dapat dicapai melalui kerja sama dan semangat saling mendukung.

Presiden Prabowo Subianto. (Foto: Istimewa)

"Rakyat paling ngerti untuk dapat hidup yang baik harus ada kerukunan, harus ada paguyuban, harus ada kerja sama, harus ada saling mengisi, bukan saling menghantam," ujarnya.

Menurut Prabowo, semangat persatuan dan gotong royong menjadi modal utama untuk membawa Indonesia menuju kemajuan.

Karena itu, dia mengajak seluruh elemen bangsa, termasuk para pengusaha muda, untuk terus memperkuat kolaborasi dan menghindari konflik yang dapat menghambat pembangunan nasional.

Kepala Negara juga menekankan kepemimpinan harus dijalankan dengan tujuan memperbaiki keadaan dan memastikan Indonesia berada pada jalur yang tepat demi mewujudkan kesejahteraan rakyat serta memperkuat posisi bangsa di masa depan.

 

Dapatkan update berita pilihan terkini di nusantaratv.com. Download aplikasi nusantaratv.com untuk akses berita lebih mudah dan cepat melalui:



0

x|close