Prabowo: Perekonomian Indonesia Harus Berdasarkan Pancasila

Prabowo: Perekonomian Indonesia Harus Berdasarkan Pancasila

Nusantaratv.com - 01 Juni 2026

Presiden Prabowo Subianto menghadiri Upacara Peringatan Hari Pancasila, Senin, 1 Juni 2026. (Foto: NTVnews/Deddy Setiawan)
Presiden Prabowo Subianto menghadiri Upacara Peringatan Hari Pancasila, Senin, 1 Juni 2026. (Foto: NTVnews/Deddy Setiawan)

Penulis: Adiantoro

Nusantaratv.com - Presiden Prabowo Subianto memimpin Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila di Gedung Pancasila, Jakarta, Senin, 1 Juni 2026.

Upacara yang dimulai pada pukul 09.45 WIB tersebut dihadiri berbagai pejabat tinggi negara, mulai dari jajaran Menteri Kabinet Merah Putih, tokoh-tokoh nasional, hingga unsur pimpinan TNI dan Polri.

Sejumlah figur nasional turut menghadiri kegiatan tersebut, antara lain Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri, Wakil Presiden (Wapres) ke-10 Jusuf Kalla, Wakil Presiden (Wapres) ke-13 KH. Ma'ruf Amin, serta Wakil Presiden ke-14 Gibran Rakabuming Raka.

Dalam pidatonya, Presiden Prabowo menegaskan Pancasila tidak hanya menjadi simbol kenegaraan, tetapi merupakan perwujudan nilai-nilai yang lahir dari budaya, pengalaman sejarah, serta cita-cita luhur bangsa Indonesia untuk hidup bersatu sebagai negara yang berdaulat.

Dia menilai Pancasila harus menjadi arah dan pedoman dalam seluruh aspek kehidupan berbangsa dan bernegara, termasuk dalam penyelenggaraan ekonomi nasional.

"Perekonomian Indonesia harus berdasarkan Pancasila yang berpihak kepada rakyat. Kekayaan alam dan potensi bangsa ini harus dimanfaatkan sebesar-besarnya untuk kesejahteraan seluruh masyarakat Indonesia," tegas Presiden Prabowo dalam sambutannya.

Mengangkat tema "Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia", peringatan tahun ini menjadi ajang refleksi untuk memperkuat kembali komitmen terhadap nilai-nilai kebangsaan.

Presiden Prabowo juga mengajak seluruh masyarakat agar tidak berhenti pada slogan atau seremonial semata, melainkan mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari, termasuk saat berinteraksi di ruang digital dan media sosial.

Prosesi upacara berlangsung tertib dan khidmat. Rangkaian acara diisi dengan pembacaan teks Pancasila serta Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 sebagai pengingat terhadap dasar hukum dan moral yang menjadi fondasi bangsa Indonesia.

Peringatan Hari Lahir Pancasila setiap tanggal 1 Juni merujuk pada peristiwa bersejarah saat Soekarno pertama kali menyampaikan gagasan mengenai dasar negara di hadapan sidang Badan Penyelidik Usaha-usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI) pada tahun 1945.

Sejak ditetapkan sebagai hari libur nasional pada 2016, peringatan tersebut diharapkan terus mengingatkan masyarakat Indonesia terhadap pentingnya ideologi bangsa yang mampu mempersatukan keberagaman suku, agama, budaya, dan bahasa di seluruh Nusantara.

Pancasila juga dipandang sebagai kalimatun sawa atau titik temu yang menjaga persatuan nasional di tengah berbagai tantangan global.

Selain menjadi pedoman moral dalam penyusunan kebijakan publik, Pancasila juga menjadi landasan utama dalam menumbuhkan semangat gotong royong demi mewujudkan kesejahteraan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

 

Dapatkan update berita pilihan terkini di nusantaratv.com. Download aplikasi nusantaratv.com untuk akses berita lebih mudah dan cepat melalui:



0

x|close