Nusantaratv.com - Presiden Prabowo Subianto meminta para pengusaha muda yang tergabung dalam Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) untuk tidak terpengaruh oleh berbagai komentar negatif yang ditujukan kepada mereka maupun pemerintah.
Menurut Prabowo, kritik yang bersifat nyinyir tidak boleh menghambat langkah menuju kemajuan.
Pesan tersebut disampaikan Prabowo saat membuka Musyawarah Nasional (Munas) HIPMI di Bandar Lampung, Rabu, 10 Juni 2026.
"Yang nyinyir-nyinyir, ingat ya, ajaran dari guru-guru kita, biar anjing menggonggong, kafilah tetap terus," ujar Prabowo.
Dalam kesempatan itu, Prabowo menekankan Indonesia membutuhkan generasi pengusaha yang tangguh, bermental kuat, memiliki semangat juang tinggi, dan tidak mudah menyerah menghadapi tantangan.
Menurutnya, karakter seorang pengusaha sejati adalah mampu bangkit setiap kali menghadapi kegagalan atau hambatan dalam perjalanan usahanya.
"Jatuh, bangkit lagi, jatuh bangkit lagi, jatuh lagi bangkit lagi. Dan selalu saya titip, kita harus bersatu. Gotong royong. Kalau ada yang menghasut pecah belah yakinlah dia bekerja untuk orang lain, bukan untuk orang indonesia," tegasnya.
Prabowo juga menegaskan keyakinannya Indonesia saat ini sedang berada pada jalur pembangunan yang tepat.
Karena itu, dia meminta para pengusaha muda untuk tetap fokus bekerja dan tidak menghiraukan berbagai komentar pesimistis.
"Kita berada di jalan yang benar. Kita akan menuju kemenangan dan kehebatan saudara sekalian. Dulu, waktu pejuang-pejuang kita, waktu mereka mengatakan merdeka banyak juga yang nyinyir merdeka. Bagaimana kita mau merdeka bikin peniti saja tidak bisa, tetapi kita merdeka," katanya.
Dia menilai keraguan dan pesimisme selalu muncul dalam setiap fase penting perjalanan bangsa. Namun, sejarah menunjukkan Indonesia mampu membuktikan berbagai keraguan tersebut dengan pencapaian nyata.

Presiden Prabowo Subianto. (Foto: Istimewa)
Dalam pidatonya, Prabowo juga mengajak para anggota HIPMI untuk memberikan kepercayaan kepada pemerintah dalam menjalankan amanah pembangunan nasional.
Dia menegaskan komitmennya untuk tetap setia kepada kepentingan bangsa dan negara.
"Percaya kepada pemimpinmu kami tidak akan berkhianat kepada bangsa Indonesia. Dari waktu muda pun kami siap mati untuk bangsa ini. Saya ingin mati di atas jalan yang benar. Saya ingin mati di atas jalan Merah Putih. Saya ingin mati membela rakyat saya," tegas Prabowo.
Kepala Negara menambahkan, semangat persatuan dan gotong royong harus terus dijaga agar Indonesia mampu menghadapi berbagai tantangan global sekaligus mewujudkan cita-cita menjadi negara yang lebih maju dan sejahtera.
Menurutnya, peran pengusaha muda sangat penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi, menciptakan lapangan kerja, serta memperkuat daya saing nasional di masa depan.




Sahabat
Ntvnews
Teknospace
HealthPedia
Jurnalmu
Kamutau
Okedeh