Polresta Malang Kota Kirim Paket Bantuan Untuk Korban Gempa Cianjur

Nusantaratv.com - 25/11/2022 17:35

Pengiriman bantuan untuk korban gempa bumi Kabupaten Cianjur, Jawa Barat oleh Kepolisian Resor Kota (Polresta) Malang Kota, di Kota Malang, Jawa Timur, Jumat (25/11/2022). (ANTARA/HO-Humas Polresta Malang Kota)
Pengiriman bantuan untuk korban gempa bumi Kabupaten Cianjur, Jawa Barat oleh Kepolisian Resor Kota (Polresta) Malang Kota, di Kota Malang, Jawa Timur, Jumat (25/11/2022). (ANTARA/HO-Humas Polresta Malang Kota)

Penulis: Habieb Febriansyah

Nusantaratv.com - Kepolisian Resor Kota (Polresta) Malang Kota, Jawa Timur mengirimkan paket bantuan untuk korban gempa bumi di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat yang terjadi pada Senin (21/11) dan menyebabkan ratusan korban meninggal dunia.

Kabag Ops Polresta Malang Kota Kompol Supiyan di Kota Malang, Jumat, mengatakan bantuan yang dikirimkan tersebut berupa bahan pokok dan sejumlah perlengkapan lain yang dibutuhkan para korban terdampak gempa bumi tersebut.

"Polresta Malang Kota memberikan bantuan yang dibutuhkan oleh saudara-saudara kami di Kabupaten Cianjur," kata dia.

Ia menjelaskan sejumlah paket bantuan yang dikirimkan untuk korban gempa bumi tersebut, antara lain berupa beras, gula, minyak goreng, mi instan, susu, biskuit, bubur bayi, dan air mineral.

Selain itu, lanjutnya, paket sembako, pakaian untuk orang dewasa, pakaian untuk anak, pakaian bayi, selimut, perlengkapan kebutuhan bayi.

"Bantuan ini berasal dari dana swadaya seluruh anggota Polresta Malang Kota dan polsek jajaran," katanya.

Pengiriman bantuan dari Polresta Malang Kota tersebut sudah dikoordinasikan dengan Badan Penanggulangan Bencana (BPBD) Kabupaten Cianjur dan polsek setempat guna memudahkan untuk distribusi kepada korban bencana.

"Kami berharap bantuan ini bisa secepatnya sampai di Cianjur, agar bisa segera dimanfaatkan oleh korban terdampak gempa," katanya.

Pada Senin (21/11), pukul 13.21 WIB, gempa bumi  magnitudo 5,6 terjadi di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat yang berpusat di darat, 10 kilometer barat daya wilayah tersebut.

Berdasarkan data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), hingga Kamis (24/11) jumlah korban meninggal dunia akibat peristiwa tersebut mencapai 272 orang. Jumlah tersebut bertambah setelah tim SAR gabungan menemukan korban lain.

Dari total jumlah korban meninggal dunia tersebut, 165 jenazah telah berhasil diidentifikasi, sedangkan 107 lainnya dilakukan pencarian identitas. Untuk korban luka diperkirakan lebih dari ribuan orang dan puluhan ribu bangunan mengalami kerusakan.(Ant)

Dapatkan update berita pilihan terkini di nusantaratv.com. Download aplikasi nusantaratv.com untuk akses berita lebih mudah dan cepat melalui:



0

Komentar belum ada.
Otentifikasi

Silahkan login untuk memberi komentar.

Log in