PB Percasi Gelar Senior vs Young Stars Chess Tournament, Ajang Menempa Pecatur Muda

PB Percasi Gelar Senior vs Young Stars Chess Tournament, Ajang Menempa Pecatur Muda

Nusantaratv.com - 26 Maret 2026

Ketua Umum Grand Master (GM) Utut Adianto/ist
Ketua Umum Grand Master (GM) Utut Adianto/ist

Penulis: Ramses Manurung

Nusantaratv.com-Melengkapi rangkaian kegiatan pembinaan yang dilakukan kepengurusan PB Percasi 2022-2026 yang dipimpin Ketua Umum Grand Master (GM) Utut Adianto digelar turnamen spesial yang mempertemukan para pecatur senior dengan para pecatur muda. Event bertajuk PERCASI Invitation Match 2026 Senior vs Young Stars Chess Tournament diselenggarakan di Hotel Mewangi, Bandung, Jawa Barat, 25-31 Maret 2026. 

Turnamen difokuskan untuk pembinaan, khususnya bagi para pemain muda yang saat ini dlberada di Pelatnas The Dream Team Reborn. 

Tercatat ada 24 pecatur yang berpartisipasi, terdiri dari 12 pecatur senior dan 12 pecatur junior putra-putri, yang beberapa diantaranya mereka sudah menyadang gelar Internasional Master (IM), Fide Master (FM), dan beberapa bergelar Master Nasional (MN). 

12 pecatur senior yang turun di turnamen ini yaitu IM Irwanto Sadikin, IM Muhammad Ivan Situru, IM Ronny Gunawan, IM Danny Yuswanto, FM Hamdani Rudin, FM Cecep Kosasih, FM Hanny Marentek, MN Sudung Tampubolon, MN Joni Jumansah, MN Hasian Panggabean dan MN Tommy Supriyanto. Mereka akan bertanding melawan 12 pecatur junior putra-putri, diantaranya IM Nayaka Budhidharma, FM Fabian Glen Mariano, Kenny Horasino Bach, Arjuna Satria Pamungkas, I Kadek Dhanvant Keene Anggaswara, Banyu Wiguno Wening, Zach Alexander Tjong, WIM Shafira Devi Herfesa, WIM Laysa Latifah, WCM Clementia Adeline, Veronica Jefany Sheryl Kichi Makalew dan Claretta Nathania Handoko. 

Turnamen mempertandingkan catur standar (klasik) 12 babak. 

Dalam sambutannya saat membuka turnamen Ketua Umum PB Percasi, GM Utut Adianto menegaskan PB Percasi terus berupaya memberikan yang terbaik untuk pengembangan dan pembinaan catur Indonesia. Salah satunya dengan mengadakan turnamen  ini.

"Turnamen ini sebenarnya diinisiasi oleh GM Susanto Megaranto, untuk sarana latih tanding. Karena kalau hanya terus berlatih tanpa ada bertanding jadi tidak maksimal hasilnya," ujar Utut. 

Utut mengungkapkan selama ini para pecatur junior yang dilatih oleh GM Susanto Megaranto dan IM Tirta Chandra (Pelatnas The Dream Team Reborn) terus disuplai berbagai ilmu (catur), namun kesempatan untuk menguji kemampuan mereka dalam bertanding dengan lawan yang mumpuni masih terhitung kurang. 

WIM Laysa Latifah (kiri) vs IM Ronny Gunawan pada babak pertama Invitation Match 2026 Senior vs Young Stars Chess Tournament/ist

"Di turnamen ini, mereka bisa menimba ilmu dari para senior yang hebat pada masanya. Ini jadi kesempatan bagi mereka untuk mempraktikkan semua yang telah dipelajari di Pelatnas, " tuturnya.

Pada kesempatan yang sama Dewan Pembina PB. Percasi Ir.  Eka Putra Wirya mengatakan PERCASI Invitation Match 2026 Senior vs Young Stars ini selain menjadi ajang yang tepat untuk mengasah kemampuan. Juga sebagai sarana pengembangan kualitas para pecatur muda yang diharapkan kelak menjadi bintang. 

"Kompetisi bagi pecatur muda anggota The Dream Team Reborn sangat penting untuk menguatkan mental bertandingan mereka," kata Eka Putra Wirya.

Lebih lanjut Eka menyampaikan para pecatur muda yang tergabung dalam The Dream Team Reborn selama ini digembleng dalam program latihan di Sekolah Catur Utut Adianto, SCUA Bekasi dan telah terlihat perkembangannya. 

"Kualitas mereka dari segi strategi permainan telah mengalami banyak kemajuan, bahkan mampu mengalahkan senior mereka pada berapa turnamen nasional dan ini sangat memberi harapan," ujarnya. 

Turnamen yang boleh dibilang "intimate" Ini, tetap menyediakan hadiah, yang totalnya Rp. 76.000.000 untuk 24 peserta, yang artinya semua peserta yang bertanding akan mendapatkan hadiah. 

Yang tak kalah menarik, khusus untuk para pemain Senior, mereka yang menduduki peringkat 1 sampai 3 akan dikirim PB Percasi untuk berlaga  di kejuaraan dunia senior di Vrnjacka Banja- Serbia (ex Yugoslavia). 

Di akhir kepemimpinan GM Utut Adianto sebagai Ketua Umum PB Percasi, para pecatur senior maupun junior tetap mendapatkan perhatian khusus. Dan diberi ruang dan kesempatan untuk terus mencetak prestasi. 


 

Dapatkan update berita pilihan terkini di nusantaratv.com. Download aplikasi nusantaratv.com untuk akses berita lebih mudah dan cepat melalui:



0

x|close