Pasokan Bermasalah, Tesla Stop Produksi di Pabrik Shanghai China

Nusantaratv.com - 10/05/2022 11:10

Ilustrasi Tesla. (Getty Images)
Ilustrasi Tesla. (Getty Images)

Penulis: Adiantoro

Nusantaratv.com - Produksi Tesla Inc., di pabrik Shanghai, China berhenti karena pasokan bermasalah, menurut dua orang yang mengetahui masalah tersebut.

Dikutip dari Reuters, Selasa (10/5/2022), penangguhan itu dilakukan hanya tiga pekan setelah produsen mobil listrik asal Amerika Serikat (AS) itu melanjutkan sebagian produksi di pabrik Shanghai pada 19 April, menyusul penutupan 22 hari yang disebabkan lockdown (penguncian) Covid-19 di kota itu.

Kondisi ini mencerminkan kompleksitas dan ketidakpastian perusahaan dalam menjaga manufaktur tetap berjalan, saat pemerintah China memerangi virus corona. Dan, tidak jelas kapan masalah pasokan dapat diselesaikan serta kapan Tesla dapat melanjutkan produksi, kata orang-orang yang menolak disebutkan namanya karena masalah ini bersifat pribadi. 

Sedangkan Shanghai saat ini berada di pekan keenam penguncian. Di antara sejumlah pemasok Tesla yang menghadapi masalah, menurut sumber, produsen wire harness Aptiv juga harus menghentikan pengiriman pasokan dari pabrik yang memasok Tesla dan General Motors (GM) setelah ditemukan infeksi di antara karyawannya. 

Tesla tidak segera menanggapi permintaan komentar. Perusahaan itu menargetkan peningkatan produksi di pabrik Shanghai menjadi 2.600 unit mobil per hari mulai 16 Mei, menurut laporan Reuters sebelumnya. 

Perusahaan mobil listrik tersebut berupaya mengembalikan produksi ke tingkat sebelum lockdown. Gangguan pada pabrik Tesla di Shanghai telah menjadi salah satu konsekuensi profil tertinggi dari tindakan pemerintah Negeri Tirai Bambu itu untuk mengendalikan wabah Covid-19 terbesarnya. 

Kondisi ini juga telah mengurangi konsumsi, termasuk penjualan kendaraan. Pekan lalu, Asosiasi Otomotif China memperkirakan penjualan mobil di China turun 48 persen pada April karena penguncian terkait target nol kasus Covid-19 menyebabkan penutupan operasional pabrik, membatasi lalu lintas ke ruang-ruang showroom, dan mengerem pengeluaran.

Pihak berwenang Shanghai telah memperketat penguncian di seluruh kota yang diberlakukan lebih dari sebulan lalu di pusat komersial dengan populasi 25 juta jiwa tersebut. Di mana langkah ini dapat memperpanjang pembatasan aktiviats sepanjang bulan ini.

0

Komentar belum ada.
Otentifikasi

Silahkan login untuk memberi komentar.

Log in