NusantaraTV.com- Ratusan mahasiswa dari berbagai kampus menggelar unjuk rasa di kantor Gubernur Kalimantan Tengah. Massa yang mengatasnamakan aliansi masyarakat Kalteng melawan itu mempertanyakan keseriusan pemerintah dalam mengatasi kabut asap dan mendesak kebakaran hutan dan lahan ditetapkan sebagai bencana nasional.
Ketegangan sempat terjadi ketika sejumlah peserta aksi berupaya masuk ke dalam kompleks kantor gubernur. Situasi pun memanas saat mereka menuntut untuk dapat bertemu langsung dengan pejabat pemerintah provinsi guna menyampaikan tuntutan mereka.
Terlebih, ribuan orang telah menderita infeksi saluran pernapasan akut selama periode kualitas udara buruk yang berkepanjangan. Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Agustiar Sabran sempat menemui masa aksi namun tidak ada sepatah kata pun yang keluar.
Presiden BEM Fakultas Hukum Universitas Palangkaraya, Naomi Artika Simamora mengatakan aksi tersebut merupakan puncak kekecewaan hingga kemarahan masyarakat karena karhutla dan kabut asap sudah terjadi selama 4 bulan.
“Ini juga untuk mendesak pemerintah pusat dari kami sendiri untuk menetapkan bencana Karhutla sebagai bencana nasional,” ucap Naomi sebagaimana tayangan NTV Update, Selasa (20/10//2026).
Berita Ratusan mahasiswa dari berbagai kampus menggelar unjuk rasa di kantor Gubernur Kalimantan Tengah dapat Anda saksikan selengkapnya di YouTube Nusantara TV.




Sahabat
Ntvnews
Teknospace
HealthPedia
Jurnalmu
Kamutau
Okedeh