Nusantaratv.com- Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengaku berobat ke Singapura saat kondisinya turun. Cerita itu dibagikan Mentan Amran saat menggelar rapat dengan jajaran hingga TNI AD sebagaimana tayangan NTV Trend, Rabu (28/10/2026).
Amran menuturkan, target dari Presiden Prabowo Subianto perihal Indonesia swasembada pangan tidak dapat dipungkiri memicu penyakit asam lambungnya. Sebab, kata Amran, dirinya sempat negosiasi dengan Presiden Prabowo perihal target swasembada pangan. Namun, Presiden Praboo justru menyampaikan dalam sidang kabinet bahwa Indonesia tidak akan impor beras tahun depan.
“Dari situlah asam lambung saya kambuh. Saya kerjakan saja, ini harga diri bangsa bukan hanya menteri,” kata Amran.
Kemudian Amran pun bekerja keras untuk mewujudkan swasembada pangan yang menjadi target pemerintahan Prabowo.
Baca Juga: NTV Trend: Mahfud MD Minta KPU Diseret ke Pengadilan hingga Mentan Heran Peternak Demo
“Singkat cerita tanggal 31 Agustus swasembada terjadi. Saya jatuh sakit, vertigo sekian jam, saya pikir saya sudah mati. Ini, ini korslet. Begitu diperiksa saya terbang ke ke Singapura diperiksa, ini stress,” ucap Amran.
Amran menuturkan, dokter yang memeriksanya meminta dirinya untuk tidak terlalu stress. Selain itu, dokter mengatakan bahwa sakit yang dideritanya terjadi karena dirinya terlalu berpikir keras.
“Gimana tidak, harga naik, markus main, harga turun, petani marah, kalau segan-segan mafia main. Mana kita bisa hidup?” ucap Amran.
Untuk informasi lebih lanjut mengenai Mentan Amran yang berobat ke Singapura, Anda dapat menyimak tayangan ini.




Sahabat
Ntvnews
Teknospace
HealthPedia
Jurnalmu
Kamutau
Okedeh