Nusantaratv.com - Anggota parlemen Amerika Serikat (AS) dari Partai Demokrat dan Republik mendorong larangan permanen terhadap mobil buatan China yang dijual di pasar AS.
Dilansir dari Carscoops, Jumat (25/9/2027), langkah bipartisan ini muncul kurang dari dua pekan setelah Presiden Donald Trump menyatakan tidak keberatan jika produsen mobil China membangun pabrik di Amerika Serikat dan memproduksi kendaraan secara lokal.
Para produsen otomotif AS, termasuk Ford, General Motors (GM), dan Stellantis, diketahui telah mendorong kebijakan yang lebih ketat untuk membatasi masuknya kendaraan buatan China.
Sikap serupa juga disuarakan sejumlah senator dari kedua kubu. Upaya terbaru untuk memperketat aturan tersebut dilakukan ketika Presiden China Xi Jinping memulai kunjungan tiga harinya ke Amerika Serikat.
Senator Republik Bernie Moreno dan Senator Demokrat Elissa Slotkin menjadi tokoh utama di balik rancangan undang-undang yang mengusulkan pelarangan total kendaraan buatan China.
Menurut laporan Reuters, RUU tersebut telah memperoleh dukungan dari 100 anggota parlemen dan ditargetkan mendapat persetujuan Senat pekan ini.
Ingin Lindungi Industri Otomotif AS
Kebijakan yang diusulkan Moreno dan Slotkin akan memperketat pembatasan terhadap kendaraan yang diproduksi China, termasuk dengan membatasi kewenangan pemerintah dalam memberikan pengecualian.
Sebelumnya, pemerintahan Joe Biden telah mengesahkan aturan pada Januari 2025 yang melarang penjualan kendaraan yang menggunakan sistem perangkat keras dan perangkat lunak tertentu dari China.
Larangan perangkat lunak berlaku mulai model tahun 2027, sementara pembatasan perangkat keras dijadwalkan mulai 2030.
Aturan tersebut sejauh ini menjadi salah satu hambatan utama bagi perusahaan otomotif China untuk memasuki pasar AS.
Namun, pemerintahan Trump memberikan pengecualian kepada Volvo, yang merupakan perusahaan Swedia milik Geely asal China, sehingga tetap dapat menjual kendaraannya di Amerika Serikat.
RUU yang diusulkan Moreno dan Slotkin bertujuan menutup celah tersebut agar pemerintah tidak mudah memberikan pengecualian serupa di masa mendatang.
Slotkin mengatakan dalam konferensi pers pekan ini bahwa anggota parlemen dari kedua partai sama-sama memiliki kekhawatiran terhadap kendaraan buatan China.
Dia juga menolak gagasan bahwa produsen China dapat membangun kendaraan mereka di AS. Menurut Slotkin, langkah tersebut berpotensi mengancam keberlangsungan industri manufaktur otomotif Amerika Serikat.
Sementara itu, Trump sebelumnya mengambil posisi yang berbeda. Dalam wawancara dengan Fox News awal September 2026, Trump mengatakan tidak keberatan jika perusahaan China datang ke AS dan membangun pabrik untuk memproduksi kendaraan mereka di dalam negeri.
Perbedaan pandangan tersebut kini menjadi bagian dari perdebatan yang lebih luas mengenai investasi otomotif China, keamanan teknologi kendaraan, serta perlindungan industri otomotif Amerika Serikat.




Sahabat
Ntvnews
Teknospace
HealthPedia
Jurnalmu
Kamutau
Okedeh