Larangan Ekspor CPO Dicabut, Rupiah Perkasa Rp14.642 per dolar AS pada Jumat (20/5/2022)

Nusantaratv.com - 20/05/2022 16:39

Buah kelapa sawit/ist
Buah kelapa sawit/ist

Penulis: Ramses Manurung

Nusantaratv.com-Keputusan Presiden Joko Widodo (Jokowi) mencabut larangan ekspor CPO dan bahan baku minyak goreng memberi dampak positif bagi nilai tukar rupiah, pada Jumat (20/5/2022). Nilai tukar rupiah berada di level Rp14.642 per dolar AS di perdagangan pasar spot pada sore hari ini. 

Mata uang RI ini menguat 77 poin atau 0,52 persen dari Rp14.719 per dolar AS pada Kamis (19/5/2022).

Penguatan nilai tukar rupiah juga terjadi pada kurs referensi Bank Indonesia (BI), Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) yang menempatkan rupiah di posisi Rp14.661 per dolar AS.

Angka tersebut menguat dari Rp14.731 per dolar AS pada Kamis kemarin.

Menurut Senior Analis DC Futures Lukman Leong rupiah berhasil menguat karena merespons kebijakan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang mencabut larangan ekspor minyak sawit mentah (CPO) dan turunannya mulai 23 Mei 2022.

Baca juga: Gara-gara Rencana Kenaikan Bunga Acuan The Fed, Rupiah Loyo Rp14.719 per dolar AS pada Kamis (19/5/2022)

"Itu memberikan sentimen positif ke bursa, termasuk rupiah," kata Lukman.

Selain itu, menurutnya, penguatan rupiah juga terbantu oleh pelemahan dolar AS. Pelemahan terjadi karena indeks dolar AS sudah terlalu tinggi dalam beberapa waktu terakhir.

"Kekhawatiran mereda, indeks dolar AS yang terlalu kuat, akhirnya turun sendiri," ujar Lukman, mengutip CNNIndonesiacom.

Menguatnya nilai tukar rupiah pada hari ini juga diikuti beberapa mata uang lain di Asia. Won Korea Selatan menguat 0,76 persen, yuan China naik 0,48 persen, peso Filipina menguat 0,45 persen, baht Thailand naik 0,37 persen, ringgit Malaysia menguat 0,27 persen, dolar Singapura naik 0,19 persen, dan rupee India menguat 0,17 persen.

Tercatat hanya dolar Hong Kong stagnan alias tidak berubah. Sedangkan yen Jepang melemah 0,13 persen dari dolar AS.

0

Komentar belum ada.
Otentifikasi

Silahkan login untuk memberi komentar.

Log in