KPU Luwu Timur Usulkan 825 TPS

Nusantaratv.com - 25/11/2022 16:35

KPU Luwu Timur melalukan pemutakhiran data pemilih untuk menghadapi agenda Pemilu 2024. ANTARA/HO-KPU Lutim
KPU Luwu Timur melalukan pemutakhiran data pemilih untuk menghadapi agenda Pemilu 2024. ANTARA/HO-KPU Lutim

Penulis: Habieb Febriansyah

Nusantaratv.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Luwu Timur Sulawesi Selatan mengusulkan sebanyak 825 tempat pemungutan suara (TPS) menghadapi Pemilu 2024.

Ketua KPU Lutim Zainal saat dihubungi dari Makassar, Jumat mengatakan, jumlah ini mengalami peningkatan dibanding Pemilu 2019 yang hanya berjumlah 746 TPS dan tersebar di 11 kecamatan.

Ia menjelaskan, daftar pemilih berkelanjutan sudah mencapai 201.942 pemilih sejak Mei 2022. Jumlah ini saja sudah naik cukup signifikan jika dibandingkan jumlah pemilih pada 2019 yakni sekitar 180 ribuan pemilik hak suara.

"Berdasarkan data tersebut maka tentunya harus melakukan penambahan TPS. Kami sudah mengusulkan untuk Pemilu 2024 ini sebanyak 825 TPS," katanya

Jumlah pemilih, kata dia, tentunya akan terus berkembang mengingat agenda pemilu masih cukup panjang. Besarnya potensi pemilih pemula tentunya menjadi pertimbangan khusus sehingga mengajukan jumlah TPS yang lebih besar dibandingkan pelaksanaan pemilu empat tahun lalu.

Sesuai hasil rekapitulasi Pemutakhiran Daftar Pemilih Berkelanjutan (PDPB) untuk periode Mei Tahun 2022 jumlahnya sebanyak 201,942 pemilih, dengan rincian laki-laki 103,577 dan perempuan 98.365 pemilih, pemilih pemula sebanyak dua pemilih yang terdiri dari laki-laki dan perempuan.

Serta pemilih ubah status dari TNI menjadi masyarakat sipil sebanyak satu orang, pemilih pindah keluar sebanyak 14 orang, laki-laki enam orang dan perempuan sebanyak delapan orang pemilih, untuk pemilih meninggal dunia sebanyak 18 orang pemilih yang terdiri dari laki-laki (enam orang pemilih) dan perempuan (12 orang pemilih) yang tersebar di 11 kecamatan.(Ant)

Dapatkan update berita pilihan terkini di nusantaratv.com. Download aplikasi nusantaratv.com untuk akses berita lebih mudah dan cepat melalui:



0

Komentar belum ada.
Otentifikasi

Silahkan login untuk memberi komentar.

Log in