Kontak PayPal dkk Soal PSE, Kominfo Minta Tolong Kedubes AS

Nusantaratv.com - 02/08/2022 09:07

Kominfo. (Net)
Kominfo. (Net)

Penulis: Mochammad Rizki

​​​​​Nusantaratv.com - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) meminta bantuan Kedutaan Besar Amerika Serikat (AS) untuk mengontak Yahoo dkk. yang belum mendaftar Penyelenggara Sistem Elektronik (PSE) Lingkup Privat.

Pemerintah sebelumnya memblokir sejumlah platform teknologi seperti PayPal, Dota2, Steam, Epic Games, CS Go, Origin, dan Yahoo Search Engine karena tak mendaftar PSE Lingkup Privat hingga melewati batas waktunya.

Masyarakat yang bergantung pada sejumlah layanan platform itu memprotes keras.

"Kominfo tidak tinggal diam ya, tidak pasif, tetapi aktif melakukan komunikasi termasuk berkomunikasi dengan kementerian dan lembaga terkait di dalam negeri," ujar Menkominfo Johnny G. Plate, di kantor KPU, Jakarta, Senin (1/8/2022).

"Untuk mencari tahu dan mengkoordinasikannya dan dengan kedutaan besar negara sahabat di mana sekali lagi di mana kami perkirakan kantor pusatnya berada," imbuhnya.

Sementara, Semuel Abrijani Pangerapan, Direktur Jenderal Aptika Kementerian Kominfo, mengatakan hingga kini pihaknya belum mendapat respons sama sekali dari Yahoo, PayPal, Origin.com dan Epicgames.

Seluruhnya merupakan perusahaan teknologi asal Negeri Paman Sam.

"Kami juga memohon bantuan kedutaan besar Amerika Serikat untuk berkomunikasi dengan PSE tersebut mengingat upaya komunikasi yang dilakukan oleh Kominfo selama ini dengan berbagai macam cara tidak mendapatkan tanggapan sama sekali," ujarnya, Senin (1/8/2022).

Upaya komunikasi tersebut sudah dilakukan berbagai cara, termasuk dengan platform layanan keuangan yang banyak dipakai di RI, PayPal.

"Kami terus berusaha untuk berkomunikasi dengan pengelola Paypal, karena sampai saat ini meskipun sudah dicoba untuk berkomunikasi dengan berbagai macam cara/jalur, Paypal sama sekali belum merespons," kata Semuel.

Selain itu, Kominfo juga sudah meminta bantuan Kedubes AS untuk berkomunikasi dengan tiga platform game yang belum mendaftar PSE, yakni Steam, DoTA, dan CS Go.

"Untuk ketiga game ini, kami juga meminta bantuan Kedutaan Besar Amerika Serikat di Jakarta untuk mendorong supaya mereka segera merespons permintaan dari Kominfo. Pihak Kedutaan sedang membantu untuk melakukan komunikasi tersebut," ungkapnya.

Hasilnya pun positif. Ketiganya telah merespons email Kominfo. "Mudah-mudahan dalam waktu dekat ini, mereka sudah bisa melengkapi (pendaftaran) dan masyarakat yang menggunakan layanan game ini bisa segera menggunakan kembali," tandas Semuel.

Dapatkan update berita pilihan terkini di nusantaratv.com. Download aplikasi nusantaratv.com untuk akses berita lebih mudah dan cepat melalui:



0

Komentar belum ada.
Otentifikasi

Silahkan login untuk memberi komentar.

Log in