Kemenko Marves Ungkap Rencana RI Jadikan Kenya hub Ekspor Afrika

Nusantaratv.com - 26/01/2023 14:53

Deputi Bidang Koordinasi Investasi dan Pertambangan Kemenko Kemaritiman dan Investasi Septian Hario Seto dalam Forum Kemitraan Investasi di Jakarta, Rabu (7/12/2022). (ANTARA/Youtube Kementerian Investasi-BKPM)
Deputi Bidang Koordinasi Investasi dan Pertambangan Kemenko Kemaritiman dan Investasi Septian Hario Seto dalam Forum Kemitraan Investasi di Jakarta, Rabu (7/12/2022). (ANTARA/Youtube Kementerian Investasi-BKPM)

Penulis: Alber Laia

Nusantaratv.com - Deputi Bidang Koordinasi Investasi dan Pertambangan Kemenko Kemaritiman dan Investasi (Marves) Septian Hario Seto mengungkapkan rencana Indonesia untuk menjadikan Kenya sebagai hub ekspor Afrika di masa depan.

"Semalam kami baru landing dari Afrika. Kami dari Kenya, DRC (Kongo), dan Zimbabwe. Kami lagi mengeksplor pasar untuk Indonesia di sana," kata Seto dalam acara BRI Micro Finance Outlook 2023 yang dipantau secara daring di Jakarta, Kamis.

Menurut Seto, Kenya merupakan salah satu negara di Afrika yang ekonominya cukup berkembang. Tidak hanya itu, negara-negara di Afrika Timur pun ternyata memiliki East Africa Economy Community.

East African Community (EAC) adalah komunitas ekonomi regional yang berisi enam negara, yaitu Republik Burundi, Kenya, Rwanda, Sudan Selatan, Kongo, Tanzania, dan Uganda dengan PDB total mencapai 41 miliar dolar AS.

"(East Africa Economic Community) itu pasar bebas di negara-negara Afrika Timur. Ini juga menjadi potensi untuk menjadikan Kenya sebagai hub ekspor kita di Afrika ke depan," kata Seto.

Sebelumnya, dalam unggahan di akun Instagram pribadinya @luhut.pandjaitan, Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan melakukan kunjungan kerja ke Kenya beberapa waktu lalu untuk membahas beberapa komitmen dan kesepakatan dengan negara di Afrika Timur itu.

Indonesia dan Kenya juga segera membentuk Joint Task Force untuk memperkuat hubungan bilateral dan ikatan kerja sama yang saling menguntungkan di antara kedua negara.

“Pembentukan Joint Task Force dalam waktu dekat segera memulai perundingan pembahasan kerja sama yang difokuskan kepada tiga hal utama yakni perdagangan dan investasi, pertambangan serta industri pertahanan strategis,” katanya.

Dalam kesempatan itu, Luhut juga menjelaskan bahwa Indonesia telah secara efektif mengalokasikan kekayaan sumber daya alam yang begitu besar memacu pembangunan berkelanjutan di berbagai sektor mulai dari energi terbarukan, pertambangan, ekosistem kendaraan listrik, farmasi, industri pertahanan, dan strategi, serta digitalisasi pelayanan publik dan operasional pelabuhan.

“Kami menyampaikan bahwa Indonesia siap berbagi pengalaman dan praktik terbaiknya dengan Kenya di semua sektor tersebut,” kata Luhut.(Ant)

Dapatkan update berita pilihan terkini di nusantaratv.com. Download aplikasi nusantaratv.com untuk akses berita lebih mudah dan cepat melalui:



0

Komentar belum ada.
Otentifikasi

Silahkan login untuk memberi komentar.

Log in