Kemenag Bantul Kirim 35 Atlet Ikuti Ajang Pospenas 2022 di Solo

Nusantaratv.com - 25/11/2022 15:39

Para atlet dari pondok pesantren Kabupaten Bantul, DIY yang akan mengikuti ajang Pospenas di Solo, Jawa Tengah, saat pamitan dengan Bupati Bantul beberapa waktu lalu. (ANTARA/Hery Sidik)
Para atlet dari pondok pesantren Kabupaten Bantul, DIY yang akan mengikuti ajang Pospenas di Solo, Jawa Tengah, saat pamitan dengan Bupati Bantul beberapa waktu lalu. (ANTARA/Hery Sidik)

Penulis: Habieb Febriansyah

Nusantaratv.com - Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, mengirim sebanyak 35 atlet untuk mengikuti ajang Pekan Olahraga dan Seni Antar Pondok Pesantren Tingkat Nasional (Pospenas) IX di Solo, Jawa Tengah, 23 sampai 27 November 2022.

"Dari Kabupaten Bantul yang mewakili DIY untuk mengikuti ajang Pospenas di Solo ada sekitar 35 kontingen, dari cabang olahraga sepak bola, stand up komedi, senam santri, dan kaligrafi," kata Kepala Kantor Kemenag Bantul Ahmad Sidqi di Bantul, Jumat.

Menurut dia, para atlet yang dikirim untuk berpartisipasi dalam ajang olahraga dan seni periode tiga tahunan itu berasal dari berbagai pondok pesantren di Kabupaten Bantul yang sudah diseleksi.

Dia mengatakan, kalau total atlet dari DIY yang ikut ajang Pospenas lebih dari 50 orang, dan terbanyak dari Bantul, karena atlet sepak bola dan senam dari Bantul, sementara kalau hadroh, kaligrafi dibagi rata dari kabupaten lainnya.

"Mereka kemarin sudah mengikuti seleksi di tingkat provinsi, dan mereka yang dinyatakan lolos untuk mewakili DIY untuk mengikuti ajang Pospenas, Pospenas diadakan setiap tiga tahun sekali, dan kebetulan tahun 2022 dilaksanakan di Solo," katanya.

Ahmad mengatakan, pada ajang Pospenas di Bandung sebelumnya, kontingen Bantul dari cabang olahraga pencak silat mendapatkan medali emas, dan kemudian oleh pemerintah daerah diberikan hadiah sepeda.

"Tentunya ini menjadi motivasi bagi adik adik penerusnya yang akan ikut mewakili DIY dalam Pospenas agar mereka bisa lebih berprestasi di tingkat nasional," katanya.

Lebih lanjut, dia mengatakan, terkait pembinaan atlet dari pondok pesantren oleh Kemenag Bantul, sejauh ini belum ada secara spesifik pembinaan, karena memang sudah menjadi ekstra kurikuler dari masing masing pesantren.

"Yang kita bina yang sekiranya berprestasi yang akan diikutkan di tingkat nasional atau wilayah, jadi sebelum Pospenas dilaksanakan kita bina atlet dari Bantul bekerja sama dengan Kanwil, agar mereka bisa lebih meningkatkan performanya ketika bertanding di ajang nasional," katanya.(Ant)

Dapatkan update berita pilihan terkini di nusantaratv.com. Download aplikasi nusantaratv.com untuk akses berita lebih mudah dan cepat melalui:



0

Komentar belum ada.
Otentifikasi

Silahkan login untuk memberi komentar.

Log in