Kelola 3,1 Juta Hektar Lahan, Kementrans Fokus Amankan Aset Negara

Kelola 3,1 Juta Hektar Lahan, Kementrans Fokus Amankan Aset Negara

Nusantaratv.com - 15 April 2026

Menteri Transmigrasi (Mentrans) M. Iftitah Sulaiman Suryanagara menyampaikan bahwa pemerintah telah menyerahkan lebih dari 13 ribu Sertifikat Hak Milik (SHM) kepada masyarakat melalui program Trans Tuntas dalam kurun waktu 1,5 tahun. (Ntvnews.id-Muslimin Trisyuliono)
Menteri Transmigrasi (Mentrans) M. Iftitah Sulaiman Suryanagara menyampaikan bahwa pemerintah telah menyerahkan lebih dari 13 ribu Sertifikat Hak Milik (SHM) kepada masyarakat melalui program Trans Tuntas dalam kurun waktu 1,5 tahun. (Ntvnews.id-Muslimin Trisyuliono)

Penulis: Ramses Manurung

Nusantaratv.com-Menteri Transmigrasi (Mentrans) M. Iftitah Sulaiman Suryanagara menyampaikan bahwa pemerintah saat ini mengelola sekitar 3,1 juta hektar lahan transmigrasi di seluruh Indonesia.

Dari total tersebut, sekitar 525 ribu hektar masih dinilai produktif dan berpotensi untuk dikembangkan lebih lanjut.

"Transmigrasi itu mengelola 3,1 juta hektar lahan transmigrasi di seluruh Indonesia yang saat ini yang masih cukup produktif untuk dikembangkan sisanya ada sekitar 525 ribu hektar," ucap Iftitah, Rabu 15 April 2026.

Ia menegaskan, lahan transmigrasi merupakan aset negara yang harus dijaga dan dikelola dengan baik. 

Pasalnya, jika tidak diurus secara optimal lahan tersebut berisiko disalahgunakan atau dikuasai pihak yang tidak bertanggung jawab.

"Ini adalah aset bagi kami dan inilah yang harus kami urusi, karena kalau tidak ini bisa disita atau misalkan diduduki oleh orang yang tidak bertanggung jawab," ungkapnya.

Selain pengamanan aset, pemerintah juga menjalankan program revitalisasi melalui pembangunan infrastruktur dasar. 

Salah satunya dengan memperbaiki lebih dari 100 kilometer jalan di 154 kawasan transmigrasi.

Menurutnya, pihaknya tidak hanya fokus membangun kawasan baru, tetapi juga memastikan keberlanjutan kawasan transmigrasi yang telah dibangun sebelumnya.

Ia menekankan bahwa pembangunan saat ini merupakan kelanjutan dari program pemerintahan sebelumnya, sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto.

"Pemerintahan hari ini seperti juga disampaikan oleh Bapak Presiden adalah keberlanjutan dari pemerintahan sebelumnya," tandasnya.

 

Dapatkan update berita pilihan terkini di nusantaratv.com. Download aplikasi nusantaratv.com untuk akses berita lebih mudah dan cepat melalui:



0

x|close