Kata Jokowi Di Luar Kampus Ada yang Didik Mahasiswa Jadi Radikal

Nusantaratv.com - 18/09/2021 16:44:03

Presiden Jokowi. (Net)
Presiden Jokowi. (Net)

Penulis: Mochammad Rizki

Nusantaratv.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyebut ada pihak di luar kampus yang mendidik mahasiswa menjadi radikalis dan ekstremis di luar kampus.

Pernyataan itu disampaikannya kala memberi wejangan kepada para rektor soal pendidikan jasmani, rohani, dan kebangsaan mahasiswa.

Jokowi pun meminta perguruan tinggi tak berhenti mendidik mahasiswa di ruang kelas dan tetap menjaga mereka saat berkegiatan di luar kampus.

"Di dalam kampus dididik mengenai Pancasila kebangsaan, di luar kampus ada yang didik mahasiswa kita jadi ekstremis garis keras, jadi radikalis garis keras," kata dia, dalam pertemuan dengan MRPTNI di Solo, yang disiarkan kanal Youtube Sekretariat Presiden, Selasa (14/9/2021).

Jokowi menyampaikan ada pula mahasiswa yang mendapat pendidikan budi pekerti di dalam kelas. Namun, mahasiswa itu dididik jadi pecandu narkoba saat di luar kampus.

Mantan Wali Kota Solo itu menekankan peran perguruan tinggi dalam mencetak lulusan yang unggul dan utuh. Oleh karena itu, perguruan tinggi punya tanggung jawab mendidik mahasiswa di dalam maupun luar kampus.

"Ini juga menjadi tugas para rektor dan jajarannya yang berkaitan dengan yang di luar kampus," tutur Jokowi.

Pada kesempatan itu, Jokowi juga berpesan agar perguruan tinggi tak membatasi minat dan bakat mahasiswa. Kampus diminta memfasilitasi mahasiswa belajar dan mengembangkan diri di luar prodi masing-masing.

Imbauan Jokowi itu berkaitan dengan program Kampus Merdeka yang digagas Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nadiem Makarim. Program itu membebaskan mahasiswa untuk magang, berwirausaha, ataupun belajar di program studi lain.

"Berikan mahasiswa kemerdekaan untuk belajar, belajar kepada siapa saja, belajar kepada praktisi, kepada industri, karena sebagian besar mahasiswa nanti akan menjadi praktisi," tandas Jokowi.

0

Komentar belum ada.
Otentifikasi

Silahkan login untuk memberi komentar.

Log in