Jalan Provinsi di Malalak Agam Kembali Tertimbun Longsor

Nusantaratv.com - 25/11/2022 17:16

Kondisi jalan tertimbun tanah longsor di Bukik Apik, Jumat (25/11). Dok BPBD Agam
Kondisi jalan tertimbun tanah longsor di Bukik Apik, Jumat (25/11). Dok BPBD Agam

Penulis: Habieb Febriansyah

Nusantaratv.com - Ruas jalan provinsi yang menghubungkan Kota Padang menuju Bukittinggi, Sumatera Barat, melalui Kecamatan Malalak, Kabupaten Agam, kembali tertimbun longsor akibat curah hujan tinggi melanda daerah itu pada Jumat siang.
 
Kepala Pelaksanaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Agam, Bambang Warsito di Lubukbasung, Jumat, mengatakan tanah longsor terjadi di Bukik Apik, Nagari Malalak Timur, Kecamatan Malalak, mengakibatkan kendaraan roda dua dan empat tidak bisa melewati jalan itu.
 
"Seluruh badan jalan tertimbun material longsor sehingga jalan tidak bisa dilalui kendaraan roda dua dan empat," katanya.
 
Ia mengatakan saat ini masih terjadi pergerakan tanah bukit dan cuaca berkabut disertai hujan di lokasi longsor dan sekitarnya.
 
Namun pihaknya telah melakukan koordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Sumbar untuk menangani tanah longsor itu.

"Kami telah melakukan koordinasi dengan DPUPR Sumbar untuk menurunkan alat berat guna membersihkan material longsor," katanya.
 
Sebelumnya, tanah longsor terjadi di Bukik Apiak, Nagari Malalak Timur beberapa hari lalu.
 
Untuk itu, ia mengimbau pengendara untuk selalu meningkatkan kewaspadaan saat melewati daerah itu.
 
"Daerah Bukik Apik merupakan rawan tanah longsor saat curah hujan tinggi," katanya.
 
Ia menambahkan, tanah longsor juga menutup sebagian ruas jalan provinsi di Jorong Kampuang Tabu, Nagari Sipinang, Kecamatan Palembayan, Agam, Jumat.
 
Selain itu, tanah longsor menutup jalan menghubungkan Lubukbasung menuju Bukittinggi di Nagari Panta, Kecamatan Matur. "Longsor di Panta ini sudah berulang kali terjadi pada Jumat," katanya.(Ant)

Dapatkan update berita pilihan terkini di nusantaratv.com. Download aplikasi nusantaratv.com untuk akses berita lebih mudah dan cepat melalui:



0

Komentar belum ada.
Otentifikasi

Silahkan login untuk memberi komentar.

Log in