IOA Berduka atas Wafatnya Legenda Panahan dr Leanne Suniar Manurung

Nusantaratv.com - 22/11/2021 15:04

dr Leanne Suniar Manurung saat bertemu dengan Presiden ke-2 RI Soeharto/ist
dr Leanne Suniar Manurung saat bertemu dengan Presiden ke-2 RI Soeharto/ist

Penulis: Ramses Rianto Manurung

Jakarta, Nusantaratv.com-Indonesia kembali kehilangan salah satu patriot dan pahlawan olahraga terbaiknya. Setelah meninggalnya legenda bulutangkis Verawaty Fajrin, legenda panahan Indonesia dr Leane Suniar Manurung MSc, SpGK OLY wafat pada Minggu (21/11/2021) malam. 

dr Leane Suniar Manurung yang sejak 2019 menderita penyakit kanker usus besar menutup mata saat menjalani perawatan di RS Gatot Subroto Jakarta, Minggu (21/11/2021) pukul 21.30 WIB.

Keluarga besar Indonesia Olimpian Association (IOA) menyampaikan turut berduka atas wafatnya dr Leanne.

"Keluarga Besar IOA  menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya pahlawan panahan Indonesia, dr Leane Suniar. Almarhumah adalah legenda panahan yang memiliki prestasi dan selama hidupnjya terus mengabdikan dirinya dalam dunia olahraga Indonesia. Semalam beliau wafat setelah tubuhnya tidak bisa menerima kemoterapi lagi, " kata Ketua IOA, Yayuk Basuki, Senin (22/11/2021).

Yayuk Basuki yang juga Wakil Ketua Umum KONI Pusat mengatakan dr Leane adalah perempuan kedua Indonesia yang tampil di Olimpiade setelah Tjoeij Lin Alienilin pada Olimpiade 1972 (peringkat 37).

"Saya dan lifter angkat besi putri Sri Indriyani OLY sempat mengunjungi dr Leane pada sore harinya. Dan, kami yang ditemani anaknya, dr Lousie Kartika yang merupakan dokter ahli nutrisi pelatnas angkat besi sempat berdoa untuk kesembuhannya karena kondisinya yang melemah setelah menjalani kemoterapi terakhir. Eh.. malamnya kita mendapat kabar beliau sudah tiada. Rest In Peace (RIP) dr Leane," timpal Lingling Agustin, Bendahara IOA yang juga mantan petenis meja nasional.

Baca juga: Sampaikan Duka Mendalam, Jokowi Kenang Perjuangan Verawaty Fajrin Harumkan Nama Indonesia

Semasa menjadi atlet, dr Leane bersama Donald Pandiangan mewakili Indonesia pada Olimpiade Montreal 1976. Kala itu, Leane meraih peringkat sembilan dengan skor 2352. Skor ini menyamai rekor dunia pada masanya.

Sementara di Tanah Air,  dr Leane puluhan kali memecahkan rekor nasional.

Setelah pensiun sebagai atlet, dr Leane sempat menjadi dosen Ilmu Gizi pada Fakultas Kedokteran Universitas Kristen Indonesia (UKI). Selain itu, pada 2018, ia sempat mengemban amanah sebagai Direktur Medical & Doping Control Indonesia Asian Games 2018 Organizing Committee (INASGOC). 

Dia pernah mendapat penghargaan dari Persatuan Wanita Olahraga Seluruh Indonesia (Perwosi) pada 17 Desember 2018.

dr Leana merupakan salah satu Komite Dewan Etik  NOC Indonesia. 

Saat ini, jenazah almarhumah disemayamkan di rumah duka Sentosa RSPAD Jakarta kamar K & L di lantai 2. Rencananya akan diberangkatkan ke pemakaman keluarga di Sumatera Utara pada Kamis, 25 November 2021. 

0

Komentar belum ada.
Otentifikasi

Silahkan login untuk memberi komentar.

Log in