Investasi Kuartal II 2026 Capai Rp511,8 Triliun, Rosan: Serap 742 Ribu Tenaga Kerja

Investasi Kuartal II 2026 Capai Rp511,8 Triliun, Rosan: Serap 742 Ribu Tenaga Kerja

Nusantaratv.com - 16 Juli 2026

Menteri Investasi Rosan Roeslani Perkasa (NTVnews)
Menteri Investasi Rosan Roeslani Perkasa (NTVnews)

Penulis: Ramses Manurung

Nusantaratv.com-Pemerintah mencatat realisasi investasi pada kuartal II 2026 mencapai Rp511,8 triliun. Capaian tersebut meningkat dibandingkan kuartal I 2026 yang sebesar Rp498,8 triliun serta tumbuh 7,1 persen secara tahunan (year on year/yoy).

Meski demikian, laju pertumbuhan investasi pada periode April-Juni 2026 lebih rendah dibandingkan kuartal II 2025. Pada periode yang sama tahun lalu, realisasi investasi mencapai Rp477,7 triliun dengan pertumbuhan tahunan sebesar 11,5 persen.

Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Rosan Perkasa Roeslani mengatakan, realisasi investasi kuartal II telah memenuhi sekitar seperempat dari target investasi nasional sepanjang 2026 yang dipatok sebesar Rp2.041,3 triliun.

Selain nilai investasi, Rosan menyoroti kontribusi investasi terhadap penciptaan lapangan kerja.

"Penyerapan tenaga kerjanya sebesar 742.293 orang, atau peningkatan 5,1% year on year," ujar Rosan dalam konferensi pers di Kantor Presiden, Jakarta, Kamis, 16 Juli 2026.

Menurutnya, investasi yang terealisasi pada kuartal II berhasil menyerap 742.293 tenaga kerja atau lebih tinggi dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Rosan menjelaskan, komposisi investasi masih ditopang secara seimbang oleh Penanaman Modal Asing (PMA) dan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN). Nilai PMA tercatat sebesar Rp257,7 triliun atau berkontribusi 50,4 persen terhadap total investasi, sedangkan PMDN mencapai Rp254,1 triliun atau menyumbang 49,6 persen.

Sebagai perbandingan, pada kuartal I 2026 realisasi investasi mencapai Rp498,8 triliun atau setara 24,4 persen dari target investasi nasional tahun ini. Dengan tambahan investasi pada kuartal II, capaian investasi nasional terus bertambah meski pertumbuhannya tidak secepat periode yang sama pada tahun lalu.

 

Dapatkan update berita pilihan terkini di nusantaratv.com. Download aplikasi nusantaratv.com untuk akses berita lebih mudah dan cepat melalui:



0

x|close