IHSG Menguat di Tengah Pelemahan Mayoritas Bursa Kawasan dan Global

Nusantaratv.com - 30 November 2023

Ilustrasi - Pekerja berjalan di depan layar yang menampilkan pergerakan saham di Bursa Efek Indonesia, Jakarta. ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/tom/aa.
Ilustrasi - Pekerja berjalan di depan layar yang menampilkan pergerakan saham di Bursa Efek Indonesia, Jakarta. ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/tom/aa.

Penulis: Alber Laia

Nusantaratv.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Kamis pagi bergerak menguat di tengah pelemahan mayoritas bursa saham kawasan Asia dan global.

IHSG dibuka menguat 16,85 poin atau 0,24 persen ke posisi 7.052,94. Sementara itu kelompok 45 saham unggulan atau Indeks LQ45 naik 3,73 poin atau 0,40 persen ke posisi 928,07.

“Hari ini IHSG diprediksi bergerak mixed cenderung melemah dalam range 7.000 hingga 7.073,” ujar Financial Expert Ajaib Sekuritas Ratih Mustikoningsih di Jakarta, Kamis.

Dari dalam negeri, IHSG cenderung sepi sentimen pada akhir bulan, pelaku pasar mencermati rilis data ekonomi, seperti PMI manufaktur dan inflasi periode November 2023 pada akhir pekan.

Inflasi diproyeksikan tetap pada target Bank Indonesia (BI) sebesar 2-4 persen, dan PMI manufaktur terindikasi mempertahankan fase ekspansi, dimana sebelumnya tercatat selama 26 bulan beruntun.

Di sisi lain, seiring dengan operasi moneter BI untuk menjaga stabilitas mata uang rupiah, pada Rabu (29/11) nilai tukar rupiah Jisdor kembali menguat ke level Rp15.384 per dolar AS atau terapresiasi 3,52 persen sejak awal November 2023.

Dari mancanegara, jumlah uang beredar (M4) Inggris pada Oktober 2023 meningkat 0,3 persen ke level GBP 2,98 triliun.

Penyaluran kredit ke sektor konsumen terkoreksi menjadi 1,28 miliar poundsterling, dibandingkan bulan sebelumnya sebesar 1,37 miliar poundsterling, sekaligus merupakan yang terendah dalam lima bulan terakhir akibat berkurangnya penggunaan kartu kredit.

Sementara itu, pembayaran bersih utang properti turun ke level 0,1 miliar poundsterling dari bulan September 1,0 miliar poundsterling, yang menunjukkan turunnya permintaan kredit sektor properti di tengah kenaikan suku bunga.

Dari Asia, penjualan ritel (retail sales) Jepang pada Oktober 2023 tumbuh 4,2 persen year on year (yoy), atau lebih lambat dari pertumbuhan bulan sebelumnya sebesar 6,2 persen (yoy), sekaligus menjadi pertumbuhan paling minim pad tahun 2023.

Sementara itu, dari AS, indeks Dow Jones Industrial Averages ditutup menguat 0,04 persen pada perdagangan tadi malam, sedangkan indeks S&P 500 melemah 0,09 persen dan indeks Nasdaq melemah 0,16 persen.

Bursa saham regional Asia pagi ini antara lain, indeks Nikkei melemah 145,89 poin atau 0,44 persen ke 33.175,30, indeks Hang Seng melemah 88,28 poin atau 0,52 persen ke 16.905,15, indeks Shanghai melemah 0,62 poin atau 0,02 persen ke 3.021,07, dan indeks Straits Times melemah 11,18 poin atau 0,36 persen ke 3.073,52.(Ant)

Dapatkan update berita pilihan terkini di nusantaratv.com. Download aplikasi nusantaratv.com untuk akses berita lebih mudah dan cepat melalui:



0

(['model' => $post])