Foxconn Bangun Industri Kendaraan Listrik di Indonesia pada Tahun Ini

Nusantaratv.com - 11/08/2022 08:40

Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia . (Instagram @bahlillahadalia)
Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia . (Instagram @bahlillahadalia)

Penulis: Adiantoro

Nusantaratv.com - Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia mengatakan, raksasa teknologi Taiwan, Hon Hai Precision Industry Co. Ltd, atau populer dengan nama Foxconn, telah menandatangani nota kesepahaman dengan pemerintah dan perusahaan swasta dalam negeri untuk membangun industri kendaraan listrik di Tanah Air.

"Mengenai proses investasi, kami (Indonesia dan Foxconn) saat ini sedang melakukan studi kelayakan. Rencananya, kami akan memulai ground breaking pada akhir tahun ini," kata Bahlil dalam talkshow virtual, dikutip dari Xinhua, Kamis (11/8/2022).

Dia menambahkan MoU (Memorandum of understanding) untuk investasi telah ditandatangani pada bulan lalu. Bahlil menyebutkan industri tersebut kemungkinan akan didirikan di Kawasan Industri Terpadu (KIT) Batang, Jawa Tengah (Jateng), dengan nilai investasi diperkirakan mencapai Rp120 triliun.

Menteri berusia 46 tahun itu mengatakan industri tersebut akan mencakup produksi baterai kendaraan listrik dan kendaraan roda dua berbasis listrik.

Indonesia saat ini sedang menarik investor asing untuk mengembangkan ekosistem kendaraan listrik (electric vehicle/EV) dan berusaha untuk lebih meningkatkan adopsi kendaraan listrik sebagai upaya untuk beralih ke energi yang lebih bersih dan lebih hijau.

Bahli mengungkapkan investasi Foxconn akan mendukung ambisi Indonesia untuk mengembangkan industri kendaraan listrik berskala global dan diharapkan dapat menarik lebih banyak investasi ke dalam negeri.

Dapatkan update berita pilihan terkini di nusantaratv.com. Download aplikasi nusantaratv.com untuk akses berita lebih mudah dan cepat melalui:



0

Komentar belum ada.
Otentifikasi

Silahkan login untuk memberi komentar.

Log in