Dokter Boyke Ingatkan Dampak Buruk Konsumsi Kopi Mengandung Obat Kuat bagi Lelaki 

Nusantaratv.com - 13/08/2022 19:00

Ilustrasi kopi/ist
Ilustrasi kopi/ist

Penulis: Adrishta Riana

Nusantaratv.com - Masyarakat diminta berhati-hati dalam membeli ramuan herbal penambah stamina laki-laki seperti jamu, cokelat, atau kopi yang mengandung obat kuat semisal sildenafil untuk disfungsi ereksi.

Imbauan tersebut disampaikan Seksolog dr. Boyke Dian Nugraha, Sp.OG, MARS. 

dr Boyke mengatakan sesuai namanya obat kuat, maka obat ini tidak bisa dikonsumsi sembarang orang dan harus dengan resep dokter.

Pasalnya, jika dikonsumsi terus menerus, efeknya akan menyebabkan pembuluh darah pecah. Ini karena reaksi kimia dari obat sildenafil itu sangat berbahaya jika disandingkan dengan kopi.

"Jadi kopinya sendiri kan sudah mengakibatkan tekanan darah naik. Kita juga perlu tahu sildenafil itu bisa mengakibatkan salah satu efek sampingnya pandangan menjadi biru, ditambah dengan akibat dari kopi itu kontraksi pada pembuluh darahnya," ujar dr. Boyke, mengutip suaracom.

Ia menjelaskan selain menyebabkan kontraksi pembuluh darah, perpaduan kopi dan sildenafil juga bisa membuat kondisi tubuh semakin memburuk kondisinya, seperti muntah hingga pecahnya pembuluh darah.

Karena itu, dr. Boyke meminta masyarakat untuk teliti membeli produk herbal penambah stamina, harus sudah terdaftar di Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) yang dibuktikan dengan nomor registrasi.

"Kalau perlu kita cek, semua obat-obatan yang mengandung sildenafil dan sebagainya, itu biasanya nggak akan keluar BPOM-nya," jelas dr. Boyke.

Apalagi obat herbal atau kopi untuk mempercepat ereksi, di toko pinggir jalan umumnya diracik secara khusus di tempat.

"Membeli di kios di pinggir jalan, itu sering kali dicampur sendiri oleh mereka, kopi sendiri atau sidenafilnya itu bahaya sekali," tutup dr. Boyke.

Dapatkan update berita pilihan terkini di nusantaratv.com. Download aplikasi nusantaratv.com untuk akses berita lebih mudah dan cepat melalui:



0

Komentar belum ada.
Otentifikasi

Silahkan login untuk memberi komentar.

Log in