Nusantaratv.com-Sepenggal doa tulus terucap dari Bejo Waluyo (58), penarik becak lansia asal Tuban, Jawa Timur. Ia adalah satu dari ratusan penarik becak yang menerima bantuan becak listrik dari Presiden Prabowo Subianto. Dalam balutan rasa syukur, Bejo berharap pemimpinnya senantiasa peduli pada masyarakat kecil.
“Semoga Pak Prabowo selalu prorakyat. Selalu sehat, panjang umur dan selalu bisa membuat rakyatnya tersenyum,” ujar Bejo usai menerima becak listrik yang disalurkan melalui Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional (GSN) di Pendopo Krida Manunggal, Tuban.
Sebanyak 100 unit becak listrik dibagikan kepada penarik becak lansia dari 20 kecamatan di Kabupaten Tuban. Bantuan ini menjadi wujud kepedulian Prabowo kepada masyarakat, khususnya warga lanjut usia yang masih harus bekerja keras di usia senja. Harapannya, para penarik becak yang menjadi tulang punggung keluarga dapat bekerja lebih ringan dan layak.
Bagi Bejo, kehadiran becak listrik ini benar-benar terasa manfaatnya. Selama ini, mengayuh becak manual sangat menguras tenaga yang tak lagi sekuat dulu.
“(Becak manual) berat sekali. Dengan umur segitu ya sangat berat,” tuturnya. Ia pun berharap becak barunya bisa mendatangkan rezeki yang lebih baik untuk memenuhi kebutuhan keluarga.
Selama menarik becak ontel, penghasilan Bejo tidak menentu. Saat peziarah di kawasan Makam Sunan Bonang ramai, ia bisa membawa pulang sekitar Rp100 ribu per hari. Namun, di hari sepi, kadang hanya sedikit, bahkan tak jarang pulang tanpa penumpang.

Penerima becak listrik di Tuban dari Presiden Prabowo (Dokumentasi)
Mendapatkan becak listrik secara gratis membuat Bejo merasa sangat bersyukur. Selain meringankan pekerjaan, ia kini bisa menarik becak lebih lama karena tak perlu lagi menggenjot pedal dengan menguras tenaga.
“Alhamdulillahi rabbil alamin. Terima kasih Pak Presiden Prabowo atas bantuan becak listriknya. Semoga berkah dan barakah bagi keluarga dan orang di sekitar saya,” ucap Bejo.
Rasa syukur serupa juga disampaikan Sarpin (77), penarik becak lainnya yang telah menggantungkan hidup dari becak selama 20 tahun. Ia berharap, dengan becak listrik, jalan rezekinya semakin lancar.
“Insya Allah mugo-mugo rejekine lancar. Matur nuwun pak Prabowo kulo dikasih becak listrik. Alhamdulillah matur nuwun sanget. Mugi-mugi Pak Prabowo sehat selalu,” tutur Kakek Sarpin.
Sarpin mengaku senang karena becak listrik sangat menghemat tenaganya saat mengantar penumpang. “Tenaga ancene tiang sepuh, boten pados sentoso. Tanjakan ya turun dorong,” katanya, menggambarkan keterbatasan tenaga di usia lanjut.
Ia pun mengenang pahit-manis menarik becak selama puluhan tahun. Mulai dari ban bocor, jari-jari roda lepas, rantai putus, hingga penumpang yang enggan membayar, semua pernah ia alami. Dengan penghasilan yang tak menentu, Sarpin berharap becak listrik barunya bisa membantunya memperoleh pendapatan yang lebih baik demi keluarga di rumah.




Sahabat
Ntvnews
Teknospace
HealthPedia
Jurnalmu
Kamutau
Okedeh