Disebut Jadi Penyebab Wendy Cagur Diusir Anak, Reaksi Kiky Saputri Begini

Nusantaratv.com - 25/11/2022 00:00

Kiky Saputri/Instagram
Kiky Saputri/Instagram

Penulis: Alamsyah

Nusantaratv.com - Akting Wendy Cagur dan Kiky Saputri dalam program Lapor Pak yang diceritakan menjalin hubungan ternyata membuat anak dari Wendy Cagur sedih hingga menangis. Saking cemburunya, Wendy Cagur sampai diusir oleh sang anak, Kauki.

Aditya Manilkara Kauki mengira Wendy Cagur benar-benar ada hubungan dengan komika tersebut. Sang anak baper karena Wendy Cagur terlalu menjiwai gimmick tersebut. Akibatnya Wendy Cagur mengaku pernah diusir oleh anaknya.

Kiky Saputri ternyata merespons dengan santai hal tersebut. Komika yang baru saja bertunangan itu meyebut aktingnya dengan Wendy Cagur berhasil membuat baper hingga membuat anak sang lawan main ikut terbawa suasana.

"Berarti akting aku dengan Wendy Cagur berhasil," ujar Kiky Saputri.

"Karena anaknya takut bapaknya berpaling," ujarnya melanjutkan.

Menurutnya, ada andil dari netizen yang suka memanas-manasi keadaan sehingga gimmick-nya dengan Wendy Cagur dianggap sebagai suatu hal yang nyata.

"Itu karena netizen aja misal fanbase Wendy, terus dilihatin ke anaknya, 'Tante Kiky pacarnya ayah', gimana nggak nangis anak orang coba," ujar Kiky Saputri.

Komika berusia 29 tahun itu mengungkapkan Wendy Cagur merupakan sosok abang sekaligus sahabat yang sangat baik kepadanya. Ia juga belajar banyak dari sosok Wendy.

"Persahabatan kita (akrab) banget, Bang Wendy adalah sosok abang, ayah, dan sahabat yang baik banget. Jadi aku belajar banyak dari beliau," tutur Kiky Saputri.

Tak sebatas dengan Wendy Cagur saja, Kiky Saputri menyebut ia juga berteman baik dengan istri dan anak-anak dari presenter Brownis itu.

"Persahabatan kita bahkan sampai ke istrinya, anak-anaknya," pungkasnya.

Dapatkan update berita pilihan terkini di nusantaratv.com. Download aplikasi nusantaratv.com untuk akses berita lebih mudah dan cepat melalui:



0

Komentar belum ada.
Otentifikasi

Silahkan login untuk memberi komentar.

Log in