Dies Natalis ke-68, UKI Gelar Webinar Internasionalisasi Perguruan Tinggi

Nusantaratv.com - 15/10/2021 11:52

Rektor Dhaniswara dalam webinar dies natalis ke-68 UKI.
Rektor Dhaniswara dalam webinar dies natalis ke-68 UKI.

Penulis: Mochammad Rizki

Nusantaratv.com - Universitas Kristen Indonesia (UKI) menggelar webinar dengan tema "Kemandirian dan Optimalisasi Kerja Sama UKI dalam Menyongsong Internasionalisasi Perguruan Tinggi", Jumat (14/10/2021). Kegiatan ini dihelat dalam rangka dies natalis ke-68 UKI. 

Webinar tersebut menghadirkan narasumber Ketua Umum Kadin Indonesia, M. Arsjad Rasjid dan Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi, Kemendikbudristek RI Prof. Ir. Nizam, M.Sc., DIC.,Ph.D dan Rektor UKI, Dr. Dhaniswara K. Harjono, S.H., M.H., MBA. 

Menurut Arsjad, Indonesia dapat menjadi negara ekonomi terbesar ke-7 dunia pada tahun 2030. Ini terwujud jika RI dapat dengan cepat kembali ke tingkat pertumbuhan ekonomi sebelum pandemi Covid-19.

"Kita harus meningkatkan ketangguhan, salah satunya untuk mendorong teknologi digital pertanian. Pertanian menyumbang 13% dari PDB Indonesia dan 30% dari total lapangan kerja di Indonesia bergerak di bidang pertanian. Perusahaan Indonesia terus  meningkatkan adopsi digitalisasi terutama membawa teknologi modern ke bisnis UMKM,” ujar Arsjad. 

Arsjad juga mengingatkan pentingnya pelatihan kebutuhan masa depan dengan mempersiapkan upskilling dan reskilling. Dengan adanya revolusi industri 4.0, tantangan yang dihadapi adalah dampak sosial ke depannya untuk pekerja 

“Kunci untuk membuka pertumbuhan ekonomi yang luar biasa di Indonesia adalah melakukan eksekusi yang terbaik yaitu, membuka kemitraan publik swasta untuk memberikan nilai sosial dan ekonomi," papar dia. 

"Investasi dan partisipasi sektor swasta akan sangat penting untuk keberhasilan. Indonesia dapat menciptakan iklim yang kondusif bagi investor dan mampu memberikan dampak yang luas," imbuh Arsjad. 

Ia turut menjelaskan pentingnya melakukan terobosan untuk mencapai tujuan bersama, dan memastikan transparansi dalam mencapai tujuan. Serta berinvestasi dalam membangun pemimpin Indonesia yang diisi oleh orang-orang yang memiliki kapabilitas, kemampuan leadership dan pola pikir yang tepat.

Sementara menurut Nizam, dengan kemajuan globalisasi, Indonesia harus memanfaatkan internasionalisasi perguruan tinggi. Ini dilakukan dalam rangka menghadapi persaingan global dan menghasilkan SDM yang unggul, kreatif, inovatif, adaptif serta mampu bersaing di era revolusi industri 4.0.

"Kerja sama antara perguruan tinggi penting untuk meningkatkan kualitas perguruan tinggi serta memberikan wawasan dan pengalaman internasional  kepada mahasiswa. Melalui kerja sama  kemajuan akan semakin cepat diraih," kata Nizam. 

Rektor UKI Dhaniswara mengatakan, internasionalisasi perguruan tinggi harus diikuti oleh digitalisasi. Fokus utama dari seluruh perguruan tinggi di seluruh Indonesia saat ini, menurutnya adalah mengikuti program Merdeka Belajar dan Kampus Merdeka. 

"Dari berbagai kegiatan pembelajaran yang dapat dilakukan program studi, dalam rangka pelaksanaan MBKM adalah melakukan kegiatan kewirausahaan. Perguruan tinggi mencetak SDM unggul bagi Indonesia tentunya harus membekali para lulusan dengan kemampuan berwirausaha," tandasnya. 

Turut hadir dalam webinar Direktur Kelembagaan Kemendikbud RI, Dr. Ir. Ridwan, M.Sc, dan owner Acaraki Jamu, Jony Yuwono. Tayangan lengkap webinar Dies Natalis UKI dapat dilihat di kanal YouTube Official UKI Jakarta.

0

Komentar belum ada.
Otentifikasi

Silahkan login untuk memberi komentar.

Log in