Nusantaratv.com – Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyambut baik berbagai aspirasi yang disampaikan generasi Z dan masyarakat Kota Singkawang dalam dialog terbuka yang berlangsung hangat dan interaktif, Senin (2/3/2026) malam.
Dalam suasana santai namun penuh substansi, Menko AHY berdiskusi langsung dengan pelajar SMA, mahasiswa, aktivis, serta perwakilan masyarakat yang menyampaikan pandangan dan harapan terkait pembangunan daerah, khususnya di sektor infrastruktur.
“Saya senang sekali malam ini penuh dengan sukacita, tetapi juga membahas isu-isu yang penting dan fundamental. Anak-anak muda Singkawang luar biasa. Mereka menyampaikan pertanyaan dan harapan yang sangat konkret dan visioner,” ujar Menko AHY.
Beberapa isu strategis yang diangkat generasi muda antara lain konektivitas jalan di Kalimantan Barat, penguatan infrastruktur pendidikan dan kesehatan, ketersediaan air bersih, serta pembangunan kawasan perbatasan agar semakin maju dan berdaya saing.
Terkait konektivitas, para peserta dialog menyoroti pentingnya peningkatan kualitas jalan guna menekan biaya logistik dan mendorong pertumbuhan sektor pariwisata serta ekonomi kreatif di Singkawang. Selain itu, mereka juga menekankan pentingnya fasilitas pendidikan dan kesehatan yang merata dan berkualitas sebagai fondasi peningkatan sumber daya manusia.
Isu air bersih turut menjadi perhatian, baik untuk kebutuhan rumah tangga, industri, maupun pertanian, yang dinilai berperan penting dalam mendukung ketahanan pangan dan hilirisasi ekonomi daerah.
Menko AHY menilai aspirasi tersebut mencerminkan kesadaran kolektif generasi muda terhadap pentingnya pembangunan yang menyentuh kebutuhan dasar masyarakat.
“Mereka memahami betul bahwa elemen-elemen mendasar infrastruktur harus terus dikawal bersama. Kami hadir untuk memastikan pembangunan itu berjalan dan menjawab kebutuhan masyarakat,” tegasnya.
Dalam diskusi tersebut, isu digitalisasi dan kecerdasan buatan (AI) juga mengemuka. Menko AHY menekankan agar generasi muda Indonesia tidak boleh hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi harus mampu menguasai dan mengembangkannya.
“Era digital menuntut peningkatan kapasitas. Anak-anak muda kita bukan hanya harus melek teknologi, tetapi juga menguasai AI, robotik, dan teknologi masa depan lainnya. Namun, tetap harus berakar pada jati diri bangsa,” ujarnya.
Ia juga menyoroti pentingnya pemerataan akses internet, khususnya di wilayah perbatasan dan daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T), guna mengurangi kesenjangan digital atau digital divide. Menurutnya, akses digital yang merata akan membuka peluang pendidikan jarak jauh, pengembangan ekonomi digital, hingga perluasan pasar lintas daerah dan negara.
Lebih jauh, Menko AHY menegaskan bahwa pemerintah harus terus membangun dialog yang tulus dan terbuka dengan masyarakat, khususnya generasi muda, sebagai bagian dari penguatan demokrasi dan pembangunan yang berkeadilan.
“Pemerintah harus selalu mendengar. Dialog dua arah seperti ini penting, tanpa sekat, apa adanya, dan genuine. Kalau anak muda kita seperti ini, masa depan kita pasti baik,” pungkasnya.
Dialog tersebut menjadi cerminan komitmen pemerintah untuk terus menghadirkan ruang partisipasi publik dalam proses pembangunan, sekaligus memastikan aspirasi generasi muda menjadi bagian penting dalam merumuskan kebijakan yang lebih inklusif dan berkelanjutan.
Hadir dalam diskusi bersama Gen Z Kota Singkawang ini Pangdam XII/Tpr, Mayjen TNI Novi Rubadi Sugito; Anggota DPRD Provinsi Kalbar Fraksi Partai Demokrat, Rasmidi dan M Isa, serta Anggota DPRD Kota Singkawang Fraksi Demokrat, Agus Ikhsan.
Menko AHY didampingi Staf Khusus Menko, Agust Jovan Latuconsina, Herzaky Mahendra Putra, Irjen Pol. Arif Rachman dan Tenaga Ahli, Yudhi Prasetyo.




Sahabat
Ntvnews
Teknospace
HealthPedia
Jurnalmu
Kamutau
Okedeh