Brigadir J Disebut Terpergok Berduaan dengan Istri Irjen Sambo di Rumah Magelang

Nusantaratv.com - 14/08/2022 21:05

Irjen Ferdy Sambo, keluarga dan ajudan. (Net)
Irjen Ferdy Sambo, keluarga dan ajudan. (Net)

Penulis: Yusuf

Nusantaratv.com - Perlahan namun pasti, tabir penyebab kematian Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J, terus terungkap. Bahkan, motif pembunuhan yang berusaha ditutupi, kini mulai terbongkar. 

Menurut sumber polisi, Brigadir J disebut kepergok berduaan dengan istri Irjen Ferdy Sambo, Putri Candrawathi. 

Brigadir J dipergoki oleh asisten rumah Sambo, Kuwat Maruf. Peristiwa ini terjadi di rumah Sambo yang terletak di Magelang, Jawa Tengah. 

"Menurut Putri, seperti dituturkan dua sumber polisi, di rumah Magelang asisten rumah Kuwat Maruf bersitegang dengan Yosua karena memergokinya berduaan dengan Putri," demikian laporan Majalah Tempo, dikutip Minggu (14/8/2022). 

Akibat peristiwa ini, ajudan Sambo lainnya, Bripka Ricky Rizal sampai menyita pistol HS-9 milik Brigadir J.

"Menurut para penyidik, peristiwa ini yang dilaporkan Putri kepada suaminya setiba di Jakarta," kata Majalah Tempo. 

Akibat kejadian itu, kecanggungan terjadi selama perjalanan pulang ke Jakarta. Brigadir J yang biasa menyopiri Putri, naik mobil lain bersama Ricky. Putri kemudian menumpang mobil yang dikemudikan Kuwat, Bharada Richard Eliezer alias Bharada E, dan Susi yang merupakan asisten rumah tangga Sambo. 

Di perjalanan, Brigadir J sempat mengirimkan pesan WhatsApp, agar Putri memerintahkan Ricky mengembalikan pistolnya.

"Putri menolak permintaan Yosua. Ricky menyerahkan pistol kepada Ferdy begitu tiba di rumah Saguling," kata Majalah Tempo. 

Brigadir J akhirnya dieksekusi di rumah dinas Sambo di Duren Tiga, Jakarta Selatan. Ia diminta berlutut, kemudian ditembak Bharada E tiga kali dari jarak sekitar dua meter. 

Sambo juga disebut menembak Brigadir J ke arah kepala belakang sebanyak dua kali. Hal ini diungkapkan Bharada E ke pemeriksa, dan pemeriksa menyampaikan ke Majalah Tempo. 

Sebelumnya, Kabareskrim Polri Komjen Agus Andrianto menegaskan penyidik takkan mengumumkan motif pembunuhan Brigadir J. Ini dilakukan guna menjaga perasaan berbagai pihak. 

"Untuk menjaga perasaan semua pihak, biarlah jadi konsumsi penyidik dan nanti mudah-mudahan terbuka saat persidangan," ujar Agus kepada wartawan, Kamis (11/8/2022).

Sementara Menko Polhukam Mahfud MD, menyebut bahwa motif kasus ini sensitif, dan mungkin hanya boleh didengar orang dewasa. 

Dapatkan update berita pilihan terkini di nusantaratv.com. Download aplikasi nusantaratv.com untuk akses berita lebih mudah dan cepat melalui:



0

Komentar belum ada.
Otentifikasi

Silahkan login untuk memberi komentar.

Log in

Berita Terkait
Tembok roboh-1665113948
ISIS-1665111520
Tragedi Kanjuruhan-1665109117
Presiden AS Joe Biden-1665106711