BNI Buka Layanan Reaktivasi Mobile Token Melalui Kanal Resmi

BNI Buka Layanan Reaktivasi Mobile Token Melalui Kanal Resmi

Nusantaratv.com - 06 Juli 2026

Ilustrasi BNIdirect oleh PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI (Antara)
Ilustrasi BNIdirect oleh PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI (Antara)

Penulis: Ramses Manurung

Nusantaratv.com-PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) menyediakan layanan reaktivasi Mobile Token bagi nasabah pengguna BNIdirect Cash dan BNIdirect Bisnis melalui berbagai kanal resmi yang telah disediakan perusahaan.

Corporate Secretary BNI Okki Rushartomo mengatakan, nasabah yang memerlukan reaktivasi Mobile Token dapat memanfaatkan jalur layanan resmi agar prosesnya berjalan sesuai prosedur yang berlaku.

“Apabila terdapat kebutuhan reaktivasi Mobile Token, nasabah dapat memanfaatkan kanal resmi BNI agar proses dapat berjalan sesuai ketentuan yang berlaku,” kata Corporate Secretary BNI Okki Rushartomo dalam keterangan tertulis di Jakarta, Minggu, 5 Juli 2026.

Mobile Token merupakan fitur pada layanan BNIdirect yang berfungsi sebagai lapisan keamanan tambahan saat nasabah melakukan otorisasi transaksi. Fitur ini membantu memastikan keamanan setiap transaksi digital yang dilakukan melalui platform tersebut.

Reaktivasi Mobile Token diperlukan apabila nasabah mengalami berbagai kendala, seperti aplikasi Mobile Token terhapus, terkunci, menampilkan pesan kesalahan (error message), atau terblokir. Selain itu, proses reaktivasi juga dapat dilakukan ketika nasabah mengganti perangkat, lupa PIN, maupun menghadapi kondisi teknis lainnya.

Untuk mengajukan reaktivasi, nasabah dapat menghubungi Relationship Manager (RM), mendatangi kantor cabang BNI, atau memanfaatkan kanal layanan resmi BNI. Setelah itu, nasabah akan diminta mengisi formulir layanan BNIdirect sebagai bagian dari proses administrasi sekaligus verifikasi.

Usai tahapan administrasi dan verifikasi selesai, BNI akan menyampaikan informasi lanjutan mengenai proses aktivasi kembali Mobile Token sesuai mekanisme yang telah ditetapkan. Langkah tersebut dilakukan guna menjaga keamanan akses sekaligus otorisasi transaksi nasabah.

Menurut Okki, meningkatnya penggunaan layanan perbankan digital membuat keamanan transaksi menjadi salah satu fokus utama BNI. Karena itu, nasabah juga diingatkan agar selalu menjaga kerahasiaan informasi akses, termasuk PIN dan kode token, serta tidak memberikannya kepada pihak mana pun.

"Keamanan dan kenyamanan transaksi digital menjadi prioritas BNI. Kami mengajak nasabah untuk terus memanfaatkan kanal resmi BNI agar setiap kebutuhan layanan dapat memperoleh penanganan yang tepat," kata Okki, dikutip dari Antara.

BNI menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan layanan perbankan digital yang andal, responsif, dan terpercaya. Melalui dukungan berbagai kanal layanan resmi, perseroan berharap nasabah dapat memperoleh bantuan secara lebih mudah, cepat, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

 

Dapatkan update berita pilihan terkini di nusantaratv.com. Download aplikasi nusantaratv.com untuk akses berita lebih mudah dan cepat melalui:



0

x|close