Bencana Ekonomi Landa Inggris, BMW XM Dituding Jadi Penyebabnya

Nusantaratv.com - 02/10/2022 13:09

BMW menghadirkan mobil M-Series terbaru yakni BMW XM yang bakal diluncurkan ke pasar pada 2023. (WardsAuto)
BMW menghadirkan mobil M-Series terbaru yakni BMW XM yang bakal diluncurkan ke pasar pada 2023. (WardsAuto)

Penulis: Tri Budi Purnomo

Nusantaratv.com - Pemerintah Inggris mengklaim masalah ekonomi negara itu dalam beberapa hari terakhir bukan akibat kebijakan keuangannya, melainkan kehadiran mobil SUV (sport utility vehicle) M-Series pertama yang menggunakan elektrifikasi, yakni BMW XM. 

Dalam sesi wawancara di radio lokal, Perdana Menteri (PM) Inggris Liz Truss menolak anggapan bila bencana ekonomi yang kini melanda Inggris disebabkan oleh 'anggaran mini' yang disampaikan pekan lalu.

Namun, kata PM Liz Truss, kondisi ini karena kinerja kendaraan SUV bertransmisi 4X4 seberat hampir tiga ton itu. Demikian dikutip dari Top Gear, Minggu (2/10/9/2022).

Hal ini tentu saja membuat pewawancara penasaran. Dia kemudian mencecar PM Liz Truss dengan pertanyaan kritis mengenai hubungan sebab akibat antara kedatangan mobil BMW XM dan hilangnya kepercayaan pasar terhadap ekonomi Inggris.

"Biar saya perjelas. Kita perlu mengingat situasi yang dihadapi negara ini. Musim dingin ini akan melihat kedatangan tangki jalan besar berwajah ginjal yang sangat besar, dan orang-orang ketakutan. Terlepas dari tindakan tegas kami, ketidakpastian dan ketakutan itu memengaruhi ekonomi kami," imbuh PM Liz Truss.

Sayangnya, pewawancara masih belum memahami penjelasan PM Liz Truss terkait kesalahan kendaraan BMW XM Hybrid bertenaga 738bhp, yang dapat 
mempengaruhi pasar keuangan Inggris tersebut. PM Liz Truss lantas terdiam sejenak, dan berkata, "Beratnya ... mungkin menyeret pound ke bawah, entah bagaimana?"

Diketahui, mobil baru SUV BMW XM Hybrid akan tiba di Inggris pada awal 2023 dengan harga mulai 145.000 poundsterling atau setara Rp2,4 miliar, atau yang juga pernah disebut seharga "12 dolar Amerika".

Sedangkan spesifikasinya, BMW XM memiliki kemampuan masa pakai baterainya yakni 25,7 kWh dan dapat melaju hingga 82-88 kilometer setelah dilakukan pengujian Worldwide Harmonised Light Vehicle Test Procedure (WLTP). 

Sementara dari sisi pengisian baterainya, BMW XM mampu mengisi baterai hingga 7,4 kW dan dapat mengisi penuh kurang dari tiga jam. Sebagai mobil M-Series yang memiliki performa tinggi, BMW XM dilengkapi dengan twin-turbocharged 4.4-liter V-8 yang dipadukan dengan motor listrik 194hp dapat mengeluarkan daya keseluruhan 644hp dan torsi 590 lb-ft dari plug-in hybrid

Dilansir dari Car and Driver, pada Jumat (30/9/2022), dalam test drive saat menggunakan prototype BMW XM, tercatat jika mobil ini mampu mencapai 60mph dalam waktu sekitar 3,5 detik. Kemampuan ini menempatkan BMW XM dapat disandingkan dengan Lamborghini Urus dan Porsche Cayenne Turbo S E-Hybrid.

Kemudian, dari segi interior, BMW telah memperlihatkannya dalam unggahan Twitter pada Kamis (29/9/2022). Tampak kabin BMW XM terlihat mewah dengan tampilan vintage berwarna biru navy, ditambah unit ini memiliki headliner faux-suede berpola geometris yang menampilkan pencahayaan serat optik yang digunakan untuk efek dramatis. 

Lalu, untuk fitur keselamatan yang dimiliki unit ini, yakni pengereman darurat otomatis standar dengan deteksi pejalan kaki, peringatan keberangkatan lajur standar dengan bantuan penjaga lajur, dan tersedia juga cruise control yang adaptif dengan fitur pemusatan lajur.

Dapatkan update berita pilihan terkini di nusantaratv.com. Download aplikasi nusantaratv.com untuk akses berita lebih mudah dan cepat melalui:



0

Komentar belum ada.
Otentifikasi

Silahkan login untuk memberi komentar.

Log in