Beli Nikel Indonesia, Tesla Disebut Teken Kontrak Senilai Rp74 Triliun

Nusantaratv.com - 09/08/2022 09:32

Ilustrasi. Tesla. (Reuters)
Ilustrasi. Tesla. (Reuters)

Penulis: Tri Budi Purnomo

Nusantaratv.com - Produsen mobil listrik asal Amerika Serikat (AS), Tesla, disebutkan telah meneken kontrak dengan perusahaan pengolah nikel di Indonesia.

Dalam kesepakatan senilai US$5 miliar atau setara Rp74,2 triliun, perusahaan yang didirikan Elon Musk itu akan membeli bahan baterai dari perusahaan tersebut.

Diketahui, Indonesia memiliki cadangan nikel terbesar di dunia. Pemerintah Indonesia berharap Tesla mendirikan fasilitas produksi di Tanah Air. Beberapa waktu lalu, Presiden Joko Widodo (Jokowi) juga telah bertemu dengan pendiri Tesla Elon Musk agar bisa berinvestasi di Indonesia.

"Kami masih terus bernegosiasi dengan Tesla, tetapi mereka sudah mulai membeli dua produk unggulan dari Indonesia," kata Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan, dikutip dari Reuters, Senin (8/8/2022).

Disebutkannya, kontrak antara Tesla dan perusahaan pengolahan nikel yang beroperasi di kawasan Morowali, Sulawesi Tengah (Sulteng) itu akan berlaku selama 5 tahun. Dan, nikel tersebut nantinya akan menjadi bahan yang digunakan Tesla untuk baterai lithium kendaraan listrik buatannya.

Pemerintah Indonesia sendiri memang berupaya menarik beberapa perusahaan teknologi kenamaan seperti Tesla agar berinvestasi di Tanah Air. Pemerintah bahkan menghentikan ekspor biji nikel guna memastikan pasokan nikel bagi investor terjaga, khususnya dalam mengembangkan industri kendaraan dan baterai listrik dalam negeri.

Di mana langkah tersebut berhasil menarik minat perusahaan baja asal China hingga perusahaan Korea Selatan (Korsel) seperti LG dan Hyundai. Namun, demikian, sebagian besar investasi tersebut ditujukan untuk produksi logam mentah seperti nikel pig iron dan feronikel, dan bukan terkait kendaraan maupun baterai listrik.

Sebelumnya, Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia memastikan jika Tesla bakal berinvestasi di Indonesia. Investasi yang dimaksud yakni terkait ekosistem baterai mobil dan mobil listrik di Indonesia, dengan membangun pabrik di Batang, Jawa Tengah (Jateng). 

"Batang akan jadi pusat kawasan Industri terbaik di Indonesia. Di sana akan ada perusahaan-perusahaan besar, seperti LG, Foxconn, Tesla pun Insyaallah akan masuk ke sana dan beberapa perusahaan lain," ujar Bahlil, dalam konferensi virtual yang disiarkan YouTube Kementerian Investasi, Kamis (19/5/2022).

Kendati begitu, Bahlil belum mengungkap kapan kerja sama tersebut akan dimulai. Dia juga masih merahasiakan nilai investasi dari kerja sama itu. "(Tesla) akan masuk ke dua bagian industri besar, pertama tentang ekosistem baterai mobil dan mobilnya. Insyaallah tahun ini. Berapa dan kapan, masih rahasia," tukas Bahlil.

Dapatkan update berita pilihan terkini di nusantaratv.com. Download aplikasi nusantaratv.com untuk akses berita lebih mudah dan cepat melalui:



0

Komentar belum ada.
Otentifikasi

Silahkan login untuk memberi komentar.

Log in