Bali Akan Bangun Tower Terpadu yang Disebut Lebih Hebat dari Eiffel

Nusantaratv.com - 29/11/2021 10:06

Pertemuan Gubernur Bali I Wayan Koster dengan pimpinan TV penyelenggara siaran digital di Bali. (Ist)
Pertemuan Gubernur Bali I Wayan Koster dengan pimpinan TV penyelenggara siaran digital di Bali. (Ist)

Penulis: Mochammad Rizki

Nusantaratv.com - Gubernur Bali I Wayan Koster mengungkapkan, pihaknya berencana membangun tower terpadu di Desa Pegayaman, Kecamatan Sukasada, Buleleng, Bali. Tower terpadu didirikan guna mengintegrasikan fungsi pelayanan jaringan televisi serta mendukung berlakunya undang-undang yang mengatur tentang televisi berbasis digital. 

"Akan dibangun pada tahun 2022 sampai 2023. Diharapkan jadi tower terpadu sehingga tidak perlu lagi masing-masing TV bangun sendiri-sendiri," ujar Koster usai pertemuan dengan pengelola sejumlah TV nasional di kediaman Gubernur, Jumat (26/11/2021).

Hadir dalam kesempatan itu pimpinan Nusantara TV (NTV), ANTV, Metro TV dan LPP TVRI, yang merupakan penyenggara multiplekser (MUX) TV digital di Provinsi Bali. Gubernur didampingi Kepala Dinas Kominfo Provinsi Bali Gede Pramana. 

Menurut Koster, jika pengelola stasiun TV membuat sendiri-sendiri, berdampak pada terlalu banyak tower yang ada. Sehingga, terkesan tidak tertata dan merusak estetika. 

"Terlalu banyak tower membuat kurang indah Bali, kita harapkan juga permudah siaran dan biaya operasional lebih rendah," kata dia. 

Di samping memudahkan siaran, tower terintegrasi ini nantinya juga memiliki peran edukasi sosial serta ekonomi kepada masyarakat.

Sebab tower tersebut akan dilengkapi dengan planetarium putar 360 derajat, convention serta ruang edukasi. Koster pun berharap nantinya tower akan lebih hebat dari Menara Eiffel di Paris, Prancis. 

Corporate Secretary NTV Tulus Tampubolon menyambut baik rencana Gubernur Bali untuk membangun tower terpadu. Ia pun memberikan masukan kepada Koster, bahwa tower tersebut nantinya dapat menjadi wisata broadcasting bagi para pelajar dan mahasiswa jurusan komunikasi atau broadcasting, serta lainnya. 

"Sehingga Bali sebagai destinasi wisata memiliki ikon baru yang akan terus memicu peningkatan wisatawan untuk terus berkunjung ke Bali, sekaligus membangun kesiapan para generasi muda memiliki link and match antara lembaga pendidikan dan dunia kerja," ujar Tulus. 

Lebih lanjut, Tulus juga memastikan bahwa Nusantara TV telah membangun infrastruktur penyiaran digital di Denpasar dengan seluruh peralatan terbaik. Ini dilakukan guna mendukung peralihan siaran ke digital di Bali yang akan berlaku pada akhir April 2022.

Untuk memastikan MUX NTV mampu meng-cover populasi seluruh wilayah Bali, direksi dan Presiden Komisaris NTV juga sedang memberi perhatian khusus pembangunan pemancar baru di daerah Buleleng, Singaraja serta di daerah wilayah Karangasem. Seluruh infrastruktur akan mulai beroperasi di awal tahun 2022. 

"Hal ini merupakan realisasi dari komitmen pendiri NTV Nurdin Tampubolon bahwa masyarakat harus memiliki akses yanag merata mendapatkan tontonan TV FTA (Free to Air) di seluruh wilayah Indonesia," kata Tulus. 

Sementara, Direktur PT Visi Media Asia TBK Neil Tobing menyambut positif rencana Pemprov Bali. Menurutnya pembangunan tower terpadu merupakan rencana yang sangat visioner. 

"Kami sangat senang dapat undangan dari Gubernur karena ada rencana yang sangat visioner," ujar Niel. 

Dia mengatakan, berbagi infrastruktur harus berlangsung di era digital. Ini dilakukan juga dalam rangka efisiensi. 

Kepala Stasiun TVRI Bali Ketut Leneng, juga memastikan kesiapan LPP TVRI Bali dalam menghadapi peralihan ke TV digital, serta dukungannya kepada rencana kerja Gubernur Bali.

1

Komentar belum ada.
Otentifikasi

Silahkan login untuk memberi komentar.

Log in