Ayah Sadis di Depok Ternyata Siapkan Senjata Sebelum Bunuh Putrinya

Nusantaratv.com - 24/11/2022 23:16

Rekonstruksi ayah bunuh anak. (Net)
Rekonstruksi ayah bunuh anak. (Net)

Penulis: Mochammad Rizki

Nusantaratv.com - Polisi melakukan rekonstruksi kasus ayah bunuh anak di Jatijajar, Tapos, Depok, dengan tersangka Rizky Noviyandi Achmad. Dari hasil rekonstruksi, terungkap adanya proses perencanaan, sehingga pria 33 tahun itu dikenai Pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana.

"Ada 19 adegan yang diperagakan dan ini sudah disepakati oleh kejaksaan. Setelah ini kemungkinan akan diterapkan bukan pasal 338, tapi pasal 340 KUHP (tentang pembunuhan berencana)," ujar Kapolres Depok Kombes Imran Edwin Siregar di lokasi rekonstruksi, Depok, Kamis (24/11/2022).

Imran mengungkapkan, dari hasil rekonstruksi, terungkap bahwa ada jeda waktu tersangka Rizky Noviyandi Achmad mempersiapkan senjata, yang kemudian digunakan untuk membunuh anak kandung sendiri.

"Iya, 340 kan berencana, ada jeda waktunya yang bersangkutan menyiapkan senjata itu," kata dia. 

"Jadi dari hasil rekonstruksi, kesepakatan penyidik dan kejaksaan akan diterapkan pasal 340 (KUHP)," imbuhnya.

Salah seorang jaksa di Kejaksaan Negeri Depok, Alfa Dera, mengatakan, dari hasil rekonstruksi, terungkap bahwa tersangka Rizki Noviyandi Achmad sempat dua kali menghampiri korban untuk melakukan pembacokan. Hal ini juga dianggap bisa menguatkan untuk penerapan pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana terhadap tersangka Rizki.

"Ya hari ini telah dilakukan rekonstruksi dengan teman-teman kepolisian dan berjalan lancar. Kemudian tadi kami bersama teman-teman penyidik melihat adanya arah ke Pasal 340 KUHP, karena ada persiapan untuk senjata," kata Alfa di lokasi.

"Kemudian juga ada adegan pelaku dua kali menghampiri korban yang meninggal dunia untuk melakukan pembacokan, dari situ kami dan penyidik berkesimpulan untuk menerapkan pasal 340 KUHP," sambungnya.

Dapatkan update berita pilihan terkini di nusantaratv.com. Download aplikasi nusantaratv.com untuk akses berita lebih mudah dan cepat melalui:



0

Komentar belum ada.
Otentifikasi

Silahkan login untuk memberi komentar.

Log in