AHY Ajak Belanda Perkuat Kerja Sama Sektor Air dan Infrastruktur

AHY Ajak Belanda Perkuat Kerja Sama Sektor Air dan Infrastruktur

Nusantaratv.com - 24 April 2026

Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (kiri) bersama Duta Besar Belanda untuk Indonesia Marc Gerritsen usai membuka acara peringatan Hari Raja Belanda di Kedutaan Besar Belanda di Jakarta, Kamis malam 23 April 2026. (ANTARA/Nabil Ihsan) (Antara)
Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (kiri) bersama Duta Besar Belanda untuk Indonesia Marc Gerritsen usai membuka acara peringatan Hari Raja Belanda di Kedutaan Besar Belanda di Jakarta, Kamis malam 23 April 2026. (ANTARA/Nabil Ihsan) (Antara)

Penulis: Ramses Manurung

Nusantaratv.com-Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengundang Belanda untuk semakin memperkuat kerja sama di sektor pengelolaan air, sekaligus menyatakan kesiapan Indonesia membuka peluang kolaborasi baru di bidang tersebut.

“Indonesia menyambut investasi, inovasi, dan pertukaran pengetahuan dengan Belanda dalam sektor air yang cerdas dan kerja sama penelitian yang menghubungkan generasi insinyur masa depan kami dengan Belanda,” kata AHY dalam perayaan Hari Raja Belanda di Kedutaan Besar Belanda di Jakarta, Kamis, 23 April 2026.

Menurut AHY, Belanda dikenal sebagai salah satu negara dengan keunggulan global dalam pengelolaan air serta pembangunan infrastruktur terkait, seperti bendungan, kanal, hingga sistem tata kelola air modern.

Ia juga menyoroti sejumlah kerja sama yang telah berjalan antara Indonesia dan Belanda di sektor tersebut.

Di antaranya adalah proyek pemulihan pesisir serta restorasi mangrove di Demak dan wilayah pesisir utara Pulau Jawa.

“Hal tersebut memberi solusi terbaik di Semarang dalam menghadapi penurunan tanah, banjir, dan kelangkaan air,” ucap Menko IPK.

Selain itu, AHY menyebut adanya program restorasi daerah aliran sungai di Jawa Timur, pemulihan pertanian dataran rendah di Kalimantan Tengah, serta kolaborasi bersama The Ocean Cleanup dalam upaya mengurangi polusi plastik di laut.

Menurutnya, berbagai proyek tersebut menjadi bukti bahwa hubungan bilateral Indonesia dan Belanda, khususnya di sektor air, selama 25 tahun terakhir telah memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

“Kita telah menjalani seperempat abad saling berbagi keahlian, menjalankan proyek bersama, dan membangun kepercayaan di sungai-sungai, pesisir, dan komunitas di Indonesia,” tutur AHY, dikutip dari Antara.

Ia berharap kerja sama kedua negara dapat terus berlanjut dan semakin memperkuat kepercayaan untuk memperluas kolaborasi di berbagai sektor lainnya.

Dalam kesempatan yang sama, Duta Besar Belanda untuk Indonesia, Marc Gerritsen, mengumumkan bahwa telah ditandatangani kesepakatan hibah bilateral pada pekan sebelumnya.

Hibah tersebut ditujukan untuk mendanai proyek percontohan perlindungan kawasan pesisir di Demak dan Cirebon.

Selain itu, Kedutaan Besar Belanda juga meluncurkan inisiatif “batik hijau” yang melibatkan para ahli pengelolaan air dari Belanda.

Program ini bertujuan mendorong industri batik di Pekalongan agar lebih ramah lingkungan.

 

Dapatkan update berita pilihan terkini di nusantaratv.com. Download aplikasi nusantaratv.com untuk akses berita lebih mudah dan cepat melalui:



0

x|close