9 Warga Palestina Tewas dalam Serangan Israel di Gaza, Anak dan Jurnalis Jadi Korban

9 Warga Palestina Tewas dalam Serangan Israel di Gaza, Anak dan Jurnalis Jadi Korban

Nusantaratv.com - 21 Juni 2026

Sembilan warga Palestina tewas dalam serangan Israel di Gaza, Palestina. (Foto: Reuters)
Sembilan warga Palestina tewas dalam serangan Israel di Gaza, Palestina. (Foto: Reuters)

Penulis: Adiantoro

Nusantaratv.com - Serangan udara dan tembakan pasukan Israel kembali menelan korban jiwa di Jalur Gaza. 

Sedikitnya sembilan warga Palestina, termasuk seorang anak dan seorang fotografer lokal, dilaporkan tewas dalam serangkaian insiden yang terjadi pada Sabtu (20/6/2026) waktu setempat.

Menurut pejabat kesehatan Gaza, seperti dilaporkan Reuters, empat orang tewas dalam serangan udara Israel yang menghantam sebuah gedung apartemen di kawasan Sabra, Kota Gaza. 

Korban tewas terdiri dari dua perempuan, satu anak, dan satu warga sipil lainnya. Serangan tersebut juga menyebabkan bangunan hancur serta melukai sejumlah orang.

Militer Israel menyatakan serangan itu menargetkan seorang militan, namun tidak memberikan rincian lebih lanjut terkait identitas maupun operasi yang dilakukan.

Di lokasi berbeda, seorang perempuan dilaporkan tewas setelah ditembak pasukan Israel di Beit Lahiya, Gaza utara. Sementara itu, serangan udara lain di Khan Younis, Gaza selatan, menewaskan satu orang dan melukai sedikitnya delapan warga lainnya.

Pada hari yang sama, tiga orang kembali menjadi korban tewas akibat serangan udara Israel di kamp pengungsi Bureij, Gaza tengah. Salah satu korban diketahui merupakan fotografer lokal yang sedang berada di lokasi saat serangan terjadi.

Hingga kini, militer Israel belum memberikan tanggapan resmi terkait beberapa insiden tersebut. Meski gencatan senjata yang diberlakukan pada Oktober lalu berhasil mengurangi intensitas pertempuran besar antara Israel dan Hamas, serangan di berbagai wilayah Gaza masih terus berlangsung.

Kementerian Kesehatan Gaza mencatat lebih dari 1.010 warga Palestina tewas akibat serangan Israel sejak gencatan senjata diberlakukan. Di sisi lain, kelompok Hamas disebut telah menewaskan empat tentara Israel dalam periode yang sama.

Israel menegaskan operasi militernya bertujuan mencegah serangan yang diduga akan dilakukan Hamas dan kelompok bersenjata lainnya. Namun, kebuntuan politik masih menghambat upaya penyelesaian konflik.

Negosiasi yang dimediasi Mesir, Qatar, Turki, serta utusan Dewan Perdamaian untuk Gaza, Nickolay Mladenov, terkait kelanjutan rencana perdamaian Gaza belum menghasilkan kesepakatan. 

Hamas dan Israel masih berbeda pandangan mengenai pelucutan senjata, pemerintahan Gaza pascaperang, serta langkah menuju pembentukan negara Palestina.

Menurut data Israel, serangan Hamas pada 7 Oktober 2023 menewaskan sekitar 1.200 orang. Sementara itu, Kementerian Kesehatan Gaza menyebut jumlah korban tewas di wilayah tersebut sejak perang pecah telah melampaui 73.000 jiwa.


 

Dapatkan update berita pilihan terkini di nusantaratv.com. Download aplikasi nusantaratv.com untuk akses berita lebih mudah dan cepat melalui:



0

x|close