Nusantaratv.com- Pemerintah menggelontorkan anggaran Rp1,2 Triliun ke 7 provinsi dan 35 kabupaten kota yang terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Penggelontoran anggaran ini berdasarkan instruksi Presiden RI Prabowo Subianto dan telah dikirimkan di tahap pertama 7 September dan kedua, 22 Oktober 2026.
Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Sugiono merinci sejumlah provinsi yang mendapat bantuan karhutla di antaranya Sumatera Selatan, Jambi, Kalimantan Tengah, Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, dan Riau.
Sugiono memastikan Presiden Prabowo terus memonitor secara langsung penanganan karhutla dan perkembangan situasinya setiap hari.
“Ditekankan Bapak Presiden bantuan tersebut untuk diprioritaskan, pada pertama perlindungan masyarakat yang terdampak termasuk di dalamnya pelayanan kesehatan, kemudian pembagian masker, oksigen portable, kemudian fasilitas atau sarana pemulihan termasuk di dalamnya rumah oksigen kemudian penanganan terkena infeksi saluran pernafasan akut,” jelas Sugiono.
Baca Juga: Breaking News: Tidak Terima Indonesia Dihina, Prabowo Ngamuk Ancam Ungkap Perusahaan Asing Terlibat Karhutla
Di samping itu, sambung Sugiono, presiden meminta bantuan anggaran diprioritaskan untuk perlindungan masyarakat yang terdampak termasuk di dalamnya pelayanan kesehatan. Diketahui sebanyak 71 ribu personel yang digerakkan dengan berbagai upaya dan operasi, baik melalui darat maupun udara. Ia pun berharap bantuan anggaran ini mempercepat penanganan karhutla.
Berita tentang Pemerintah menggelontorkan anggaran Rp1,2 Triliun ke 7 provinsi dan 35 kabupaten kota yang terdampak dapat Anda saksikan selengkapnya di YouTube Nusantara TV.




Sahabat
Ntvnews
Teknospace
HealthPedia
Jurnalmu
Kamutau
Okedeh