7 Tewas dan 125 Orang Hilang Tersapu Longsoran Gletser

Runtuhnya gletser juga membuat negara bagian tetangga Uttar Pradesh negara bagian terpadat di India mengumumkan status  waspada untuk daerah tepi sungainya. 

Sebanyak 125 orang di India Utara dinyatakan hilang setelah Gletser Himalaya pecah dan menyapu bendungan pembangkit listrik tenaga air kecil pada Minggu (7/2/2021). Longsornya gletser juga menyebabkan banjir dan memaksa evakuasi desa-desa di hilir. 

Seorang saksi mata mengatakan dinding debu, batu dan air menghantam saat longsoran salju menderu di lembah Rishiganga jauh di Pegunungan Uttarakhand.  

Saksi mata lain, Puran Singh Rana dan warga Desa Chak Lata di Distrik Chamoli menggambarkan bencana itu seperti menonton "adegan dari film bollywood". 

Puran Singh Rana mengatakan dia menyaksikan sekitar 50 sampai 100 orang "lari menyelamatkan diri tetapi tidak bisa diselamatkan"  saat aliran air menyapu. Singh Rana mengatakan situasi di wilayah itu "masih berbahaya"  dan "orang-orang melarikan diri ke hutan" dengan barang-barang mereka termasuk selimut dan kasur. Ia menambahkan belum ada bantuan dari pemerintah. 

Menurutnya "warga dari desa tetangga Peng dan Morana mengatakan bahwa mereka curiga bendungan di dekat mereka juga bisa runtuh". 

Kepala Menteri Uttarakhand Trivendra Singh Rawat mengatakan 125 orang hilang tetapi jumlahnya bisa bertambah. Sejauh ini tujuh jenazah telah ditemukan. 

Sebelumnya Sekretaris Kepala Negara Om Prakash mengatakan 100 hingga 150 orang dikhawatirkan tewas. Sebagian besar yang hilang adalah para pekerja di proyek pembangkit listrik tenaga air Rishiganga berkapasitas 13,2 MW yang hancur oleh ledakan gletser. 

Utilitas negara NTPC mengatakan longsoran salju telah merusak bagian dari pembangkit listrik tenaga air Tapovan Vishnugad yang sedang dibangun di ujung sungai. Tidak ada rincian tetapi mengatakan situasinya sedang dipantau terus menerus. 

Runtuhnya gletser juga membuat negara bagian tetangga Uttar Pradesh negara bagian terpadat di India mengumumkan status  waspada untuk daerah tepi sungainya. 

Bencana itu terjadi sekitar 500 Km di utara New Delhi. 

Uttarakhand rentan terhadap banjir bandang dan tanah longsor dan kelompok lingkungan meminta pemerintah meninjau proyek pembangkit listrik di pegunungan yang sensitif secara ekologis. 

Nusantara Pagi hadir untuk kebutuhan anda mengenai berita-berita terupdate setiap harinya. Saksikan Nusantara Pagi setiap hari Senin - Jumat jam 06.00 WIB hanya di Nusantara TV 

Login dengan
LIVE TV & NETWORK